Wakil Bupati Beltim Pimpin Operasi Razia TI Rajuk di DAS Lenggang Kecamatan Gantung

Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin (Aan) bersama dengan Forkompinda, melakukan penertiban TI Rajuk di seputaran DAS Lenggang

Wakil Bupati Beltim Pimpin Operasi Razia TI Rajuk di DAS Lenggang Kecamatan Gantung
posbelitung/suharli
Tim Gabungan TNI, Polres Beltim, Polsek Gantung dan Satpol-PP meninjau lokasi TI rajuk Di seputaran DAS Lenggang Kecamatan Gantung, Kamis (6/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin (Aan) bersama dengan Forkompinda, melakukan penertiban TI Rajuk di seputaran DAS Lenggang, tepatnya di Pulau Dapor, Desa selinsing Kecamatan Gantung. Aksi penertiban ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat kecamatan Gantung terkait kondisi air PDAM Gantung yang keruh.

Selang dua jam setelah mendengarkan keluhan masyarakat Gantung, Aan turun dan melihat sendiri kondisi seputaran DAS Lenggang, tepatnya di Pulau Dapor, Desa selinsing Kecamatan Gantung.

Aan berang ketika dilihatnya ada beberapa TI Rajuk yang beroperasi di DAS Lenggang, pelaku TI pun berlarian ketika mengetahui kedatangan aparat keamanan.

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Beltim Burhanudin, terdiri dari TNI AD, TNI AU, Polres Beltim, Polsek Gantung, dan SatPol PP Beltim.

Aan mengatakan Pemkab Beltim tetap menginginkan proses secara hukum.

"Ada dua orang yang ditangkap, kami minta Reskrim proses secara hukum, tidak ada lagi damai, Mereka pekerja," ujar Aan kepada posbelitung Kamis, (6/9/2018).

"Kalau mengenai proses hukum kita serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum bukan Pemda. Yang jelas kita minta proses secara hukum," tegas Aan.

Terkait barang bukti Aan mengatakan sudah diamankan, dan jangan diutak-atik atik.

"Karena kita sudah pasang police line. Kalau mereka menggangu police line, mereka berurusan dengan polisi. Saya juga minta dengan Pak Kapolsek Gantung ditindaklanjuti," kata Aan.

Disinggung prihal lapangan pekerjaan lain dan solusi bagi para pelaku TI, Aan menjelaskan pemda tidak pernah melarang mereka beraktifitas di lokasi yang memang ditentukan dalam kawasan-kawasan pertambangan.

"Jangan menggangu DAS. Sudah berulang kali, ini kan bukan sekali dua kali kita melakukan tindakan preventif. Kita mencegah mengingatkan masyarakat jangan melakukan penambangan di kawasan yang memang dilarang untuk kepentingan masyarakat secara umum," kata Aan.

Dikatakannya, jika tidak melanggar, pihaknya tidak mungkin melakukan penindakan seperti ini.

"Keluhan masyarakat sudah cukup banyak, kondisi lingkungan sudah cukup parah nah kita minta ini ditertibkan. Ini belum gabungan, baru semi gabungan. Artinya kita mengingat internal kita," ujarnya.

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved