Idi Amin si Diktator Uganda Lari Tanpa Busana, Tertangkap Basah Mesum dengan Istri Rekan Tentaranya

"Amin itu jenis prajurit yang disukai para perwira Inggris: bertubuh besar dan tidak berpendidikan. Menurut teori mereka..."

Moh Habib Asyhad
Idi Amin 

Dalam PD II ia dikirim ke Birma, kemudian ikut memadamkan pemberontakan suku Mau-mau di Kenya (1952 - 1956). Belakangan ia dikirim berlatih ke Israel dan memperoleh wing penerjun.

Singkat kata, ketika Uganda merdeka pada tahun 1962, Idi Amin salah satu dari hanya 2 orang pribumi Uganda yang berpangkat perwira.

David Martin, dalam bukunya General Amin, melihat sisi lain dari kemajuan karier militernya.

"Amin itu jenis prajurit yang disukai para perwira Inggris: bertubuh besar dan tidak berpendidikan. Menurut teori mereka, orang semacam ini lebih taat pada atasan dan lebih berani di medan pertempuran," tulisnya.

Baca: Ini Cara Mengetahui Pangkat Anggota TNI dari Mobil Dinasnya

Baca: Ditinggal Ibu dan Kakak Tanpa Kabar, Gadis Kecil Ini Bantu Ayahnya yang Cacat

Yang jelas, secara fisik memang Amin tidak mengecewakan. Ia tak cuma pemain rugby yang bagus, ia juga juara tinju kelas berat Uganda 1951 - 1960.

Bisa dimengerti, Idi Amin akhirnya cukup dekat dengan pusat kekuasaan masa itu, Perdana Menteri Milton Obote.

Ia. pun telah mengukir perjalanan karier yang cukup berwarna-warni.

Salah satu "warna" itu terjadi ketika ia berpangkat sersan.

Ia tertangkap basah tidur bersama istri seorang rekan tentara.

Karena dikejar, Amin lari terbirit-birit di Jl. Nakuru tanpa sempat berpakaian lagi, alias bugil ala Adam.

Baca: Inilah Batu Pengganjal Pintu Termahal di Dunia yang Sudah Digunakan 30 Tahun, Harganya Rp 1,5 Miliar

Baca: Sang Turis Ditawari Pemijat Bisa Keluarkan Naga Merah, Awalnya Sempat Syok, Lalu Rasakan Hasilnya

Bahkan dalam kesadisannya pun kadang-kadang Amin masih menunjukkan selera humor.

Suatu kali ia dikirim untuk melucuti persenjataan suku Karamajong, suku pencuri ternak, berupa perisai dan lembing.

Sudah tentu mereka ogah menyerahkan senjata. Namiun Amin punya cara yang amat ampuh untuk membujuk mereka.

Ia memerintahkan mereka berdiri di depan meja dengan meletakkan, maaf, penis masing-masing di atas meja. Maklum, mereka belum kenal busana.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved