Breaking News:

Kisah Anggota Kopassus di Papua, Baru Mendarat Sudah Diacungi Panah & Tombak oleh Suku Pedalaman

Cerita Anggota Kopassus saat di Papua, Baru Tiba Sudah Diacungi Panah dan Tombak oleh Suku Pedalaman

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
tribunnews
Kopassus 

Bahkan tim sampai dibekali oleh senapan serbu AK-47 untuk menjaga diri dari kemungkinan terburuk.

Tim akan diterjunkan menggunakan pesawat C-47 Dakota.

Baca: Panik, Bulan Madu Baim Wong & Paula Verhoeven di Amerika Berakhir Tragis, Sang Istri Hampir Menangis

Baca: 5 Fakta Menarik Ratu Wushu Indonesia Lindswell Kwok, Cantik Berhijab dan Akan Segera Menikah

Lokasi penerjunan dilakukan sebanyak 3 Stick dimana salah satu tim akan terjun di padang ilalang yang diperkirakan dihuni oleh suku terasing pemakan manusia.

Dikutip dari Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, maka pada 2 Oktober 1969 penerjunan dilakukan.

Cuaca di area Drop Zone bisa dibilang cerah, tim berhasil terjun dengan selamat walaupun lokasi mereka terpencar-pencar.

Nasib apes dialami oleh Lettu Sintong Panjaitan.

Ia yang harusnya mendarat di padang ilalang malah nyusruk tepat ke tengah kampung suku pedalaman.

Sontak saja, warga suku pedalaman dengan mengenakan koteka langsung mengepung Sintong.

Warga suku pedalaman juga menghunus tombak, mengacungkan panah dan kapak ke arah Sintong.

Baca: Dijual Mulai Jumat, Pantau Penjualan Tiket Konser BLACKPINK In Your Area Jakarta di Sini

Baca: Google Resmi Luncurkan Ponsel Wizphone, Harganya Hanya Rp 99.000, Begini Spesifikasinya

"Snai'e snai'e" teriak orang-orang suku pedalaman kepada Sintong.

Sintong Panjaitan (Tribunnews)
Sintong Panjaitan (Tribunnews)

Sintong tak tahu apa maksud dari kata-kata itu, namun satu yang pasti mereka marah!

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved