Berita Belitung
Redy Sukses Bisnis Sayur Hidroponik Pekarangan Rumah Level Hotel Berbintang
Meskipun hanya memanfaatkan area pekarangan rumah, namun hasil panen sayuran hidroponik milik Redy mampu menembus market hotel
Penulis: Dede Suhendar |
POSBELITUNG.CO-- Meskipun hanya memanfaatkan area pekarangan rumah, namun hasil panen sayuran hidroponik milik Redy mampu menembus market hotel ternama di Pulau Belitung.
Bahkan saat ini dirinya merasa kesulitan memenuhi permintaan pasar yang kian hari mulai bertambah.
Redy menggunakan cara hidroponik dalam berkebun sayur, sistem bercocok tanam ini hanya menggunakan media tanam air namun mampu menghasilkan sayuran sehat dan tentunya bebas dari pestisida.
Selain itu dengan racikan nutrisi yang pas, Redy bisa mengatur masa panen tanamannya yang di compare dengan harga pasar.
"Sebenarnya awalnya iseng tapi akhirnya permintaan banyak. Sekarang malah saya sudah tidak bisa memenuhi permintaan," ungkap Redy saat ditemui Posbelitung.co di kediamanya Jalan KH Ahmad Dahlan, Dusun Barat IV, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (4/8/2019).
Menurut Redy, saat ini pihak hotel masih kesulitan mencari pasokan sayuran hidroponik di Belitung. Berdasarkan informasi yang didapatnya, sentra penghasil sayuran hidroponik sementara ini berasal dari daerah Tanjung Binga dan Gantung.
Akan tetapi terkadang pasokannya pun tidak mencukupi.
Kesempatan itu tentunya tidak disia-siakan oleh Redy. Setelah melakukan penjajakan, akhirnya ia mendapat daftar 81 jenis sayuran yang harus disiapkan dari salah satu hotel bintang empat di Belitung.
"Baru kemarin saya terima daftar permintaan itu," ungkapnya.
Ia menuturkan, ide membuka farm hidroponik yang terletak di samping rumahnya ini berawal ketika putra sulungnya mengerjakan tugas sekolah bertanam hidroponik.
Namun saat itu, wadah tanam hanya berupa bak plastik ukuran sekitar 50x30 cm sebanyak 10 set. Berkat racikan pupuk sendiri, sayur kangkung pun rumbuh dalam wadah tersebut.
"Waktu itu ada salah satu restoran kebetulan kenal dengan anak saya, telpon nanya sayuran itu. Akhirnya diborong semua dan dari situ saya berpikir kalau digarap serius, hidroponik ini ada potensi,"cerita Redy mengawali kegiatannya berkebun sayur hidroponik.
Redy akhirnya memutuskan membuka sebuah farm dengan modal seadanya. Kebetulan salah satu rekannya yang bermukim di Bandung ternyata merupakan peracik pupuk nutrisi sayuran hidroponik.
Dirinya mengakui khusus di beberapa wilayah di Belitung, kandungan pH air memang kurang cocok untuk hidroponik. Mengingat Belitung merupakan daerah tambang.
Oleh sebab itu sebelum digunakan, air harus melalui proses penyaringan menggunakan mangan untuk mengurangi kadar asam dan lainnya.
Selain itu, racikan pupuk sebagai nutrisinya pun harus dibuat khusus.
"Nah kemarin kebetulan, teman saya siap bantu untuk meracik nutrisinya. Karena pernah dicoba yang dijual di pasaran itu kurang cocok," katanya.
Menurut Redy, bicara modal awal untuk hidroponik skala bisnis memang tidak sedikit, terutama menyiapkan farm khusus berselimut plastik bening mirip rumah kaca.
Namun, plastik itu bermanfaat untuk melindungi tanaman dari serangan hama, mengingat sistem bercocok tanam hidroponik tidak menggunakan pestisida.
Ditambah wadah tanam berupa bak menyerupai kolam beralaskan terpal dengan ukuran bebas tergantung keinginan.
Sedangkan alas tanam antara tanaman dengan air dibatasi dengan sterofoam.
"Sebenarnya hidroponik ini bisa menggunakan apa saja yang penting medianya tetap air. Jadi kita bisa berinovasi memanfaatkan barang sekitar kita," katanya.
Rangkul Masyarakat Desa
Keberhasilan Redy mengembangkan usaha hidropnik ternyata tak ingin dinikmati sendiri. Saat ini, ia tengah mencekoki pemuda di desanya yang tergabung dalam kelompok masyarakat untuk ikut membuka farm.
Menurutnya pemdes di tempat tinggalnya memang tengah mengembangkan agrowisata dan ia menyumbangkan ide membuka hidroponik.
"Sekarang saya mengajak pemuda-pemuda di sini bersama-sama desa mengembangkan hidpronik. Karena jujur saja, kalau sendiri tidak sanggup memenuhi permintaan pasar ini," katanya. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)
Caption
Redy berpose di farm hidroponik miliknya yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Dusun Barat IV, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (4/8/2019). posbelitung.co/dede s
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/redy-berpose-di-farmnya.jpg)