Kecelakaan Maut Atlet POPDA Beltim

Sosok Rappeh, Atlet Remaja Putri POPDA Andalan Beltim Meninggal Kecelakaan

Rappeh (15), remaja putri yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Manggar–Gantung adalah atlet andalan Belitung Timur.

Tayang:
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Fitriadi
Dokumentasi pribadi/Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
KENANGAN MENDALAM - Rappeh (paling kiri), siswi asal Kecamatan Gantung, Belitung Timur, semasa hidup. Atlet basket putri POPDA Beltim ini tutup usia dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Manggar-Gantung, Senin (4/5/2026) sore. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepergian Rappeh (15), remaja putri, akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Manggar–Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (4/5/2026), meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi dunia olahraga daerah asalnya.

Remaja tersebut merupakan atlet andalan Belitung Timur yang tengah dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Bangka Belitung 2026. 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Belitung Timur, Amrizal, membenarkan bahwa Rappeh merupakan bagian dari kontingen resmi cabang olahraga basket putri.

Baca juga: Kecelakaan Maut Atlet POPDA Belitung Timur, Keluarga Tuntut Keadilan

Ia bahkan berhasil lolos seleksi meski masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

Kasat Lantas Polres Belitung Timur, AKP Laury T. Lawdia memberikan keterangan kepada media usai memimpin jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di depan Pertashop Jalan Raya Manggar-Gantung, Kamis (7/5/2026) sore. Dalam keterangannya, AKP Laury menegaskan komitmen kepolisian untuk menyelidiki seluruh saksi dan pihak yang terlibat secara profesional guna mengungkap kronologi pasti kecelakaan yang merenggut nyawa Rappeh (15).
Kasat Lantas Polres Belitung Timur, AKP Laury T. Lawdia memberikan keterangan kepada media usai memimpin jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di depan Pertashop Jalan Raya Manggar-Gantung, Kamis (7/5/2026) sore. Dalam keterangannya, AKP Laury menegaskan komitmen kepolisian untuk menyelidiki seluruh saksi dan pihak yang terlibat secara profesional guna mengungkap kronologi pasti kecelakaan yang merenggut nyawa Rappeh (15). (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Rappeh adalah siswi asal Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Baca juga: Mengenang Rappeh, Korban Kecelakaan di Beltim yang Dikenal Pantang Menyerah

Remaja putru ini merupakan atlet basket putri POPDA Beltim.

“Jadi kan atlet POPDA itu maksimal kelas 1 SMA. Nah, berhubung dia masih kelas 3 SMP, dia ikut seleksi dan ternyata beliau lolos. Ini membuktikan kemampuan almarhumah memang hebat,” ujar Amrizal, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, Rappeh termasuk atlet berprestasi dengan potensi besar. 

Selain di bidang olahraga, ia juga terpilih mewakili daerah dalam ajang Jambore Nasional Pramuka.

Sejak dinyatakan lolos seleksi pada awal April, Rappeh telah mengikuti latihan intensif selama tiga pekan terakhir.

“Almarhumah memang termasuk yang berprestasi. Sosoknya sangat aktif dan memiliki masa depan yang cerah,” tambah Amrizal.

Duka yang sama dirasakan keluarga di rumah kontrakan mereka di Kecamatan Gantung.

Sang ibu, Farida (44), mengaku tak pernah menyangka hari keberangkatan anaknya untuk latihan menjadi pertemuan terakhir.

“Dia itu orangnya aktif, Pak. Di rumah, sekolah, luar sekolah, semua aktif. Pokoknya apa yang menurut cita-citanya harus tercapai,” kata Farida.

Rappeh dikenal sebagai pribadi gigih dan pantang menyerah.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved