Teori Crack Temuan Fenomenal BJ Habibie Untuk Industri Dirgantara

Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia pada pukul 18.05 WIB. Bapak Teknologi itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam

Teori Crack Temuan Fenomenal BJ Habibie Untuk Industri Dirgantara
infokomputer.grid.id
Apa itu Teori Crack?, Teori BJ Habibie di Industri Dirgantara 

BANGKAPOS.COM - Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia pada pukul 18.05 WIB. Bapak Teknologi itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto.

Wafatnya pria asal Parepare ini tentu saja menjadi kehilangan besar bagi bangsa ini. BJ Habibie bisa dibilang simbol sosok anak negeri yang memiliki kecerdasan luar biasa yang karyanya dikenal di seantero dunia. 

Selama hidupnya, BJ Habibie memiliki lebih dari 45 hak paten, utamanya di industri dirgantara.

Salah satu penemuan paling fenomenal Habibie adalah Teori Keretakan atau sering disebut juga Faktor Habibie.

Sampai saat ini, Teori Keretakan tersebut masih digunakan dunia penerbangan sampai sekarang. Saking fenomenalnya penemuan ini, Habibie mendapat julukan 'Mr Crack'.

Atasi Kecelakaan

Teori Crack ditemukan oleh Habibie pada 1960-an, ketika teknologi pesawat terbang belum secanggih sekarang.

Melalui teori ini, Habibie dapat mengkalkulasi keretakan pada badan pesawat yang disebabkan kelelahan atau fatique.

Biasanya, titik rawan kelelahan pada bodi pesawat ini terjadi pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang, atau antara sayap dan dudukan mesin.

Hal itu disebabkan bagian inilah yang secara terus-menerus mengalami guncangan keras, baik ketika sedang take off maupun landing.

Ketika pesawat melakukan take off, sambungannya akan menerima tekanan udara atau uplift yang besar.

Halaman
123
Penulis: tidakada005
Editor: fitriadi
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved