Berita Belitung
Bupati Belitung Sebut UMKM Punya Peran Strategis dalam Pengembangan Pariwisata
Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya pemberdayaan UMKM memang perlu dilakukan secara terus menerus
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
Bupati Belitung Sebut UMKM Punya Peran Strategis dalam Pengembangan Pariwisata
POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya pemberdayaan UMKM memang perlu dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
Ia menilai, kegiatan seperti pelatihan bisa memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya pemberdayaan UMKM agar mampu meningkatkan ilmu, wawasan, dan pengetahuan guna mengembangkan sektor usahanya.
"Apalagi saat ini sedang diupayakan agar produk UMKM dan kegiatan pelaku ekonomi berdaya saing dalam pasar global," kata Sahani Saleh yang akrab disapa Sanem, pada kegiatan training of trainers di Gedung PLUT, Tanjungpandan, Minggu (15/12/2019).
Ia juga mengatakan, bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam pengembangan pariwisata, khususnya sektor industri kreatif. Apalagi konsep pembangunan pariwisata juga dilakukan dengan pengembangan potensi-potensi besar yang dimiliki daerah.
"Pengembangan UMKM perlu diupayakan agar meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapannya agar pelaku UMKM agar dapat terus mengembangkan daya saing produk sehingga produk-produk UMKM Belitung bisa terus maju dan berkembang," tutur Sanem.
Gerakan Ekonomi Syariah
Kegiatan ToT ini digelar oleh Yayasan Bina Usaha Umat (YBBU) melaksanakan kegiatan training of trainers (ToT) ekonomi dan keuangan syariah di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Desa Kampung Parit, Tanjungpandan, Minggu (15/12/2019).
Kegiatan tersebut memberikan pelatihan utamanya bagi ustaz, guru agama, dan dai yang diwakili beberapa anggota MUI, serta pelaku pegiat UMKM Belitung.
"Karena ingin menggerakkan ekonomi syariah agar lebih maju lagi, jadi harus bergerak dari bawah. Kalau dilatih ustaznya, nanti akan disampaikan kepada jamaahnya nanti disampaikan terus hingga terus berkembang," ungkap Ketua Umum YBBU Conrad Hendrarto.
Pelatihan juga fokus diberikan pada pelaku UMKM, hal tersebut mengacu pada data secara makro ada 99,99 persen pelaku UMKM di Indonesia. Namun jumlah tersebut tak diikuti pada kontribusi ekspor non migas yang hanya mencapai 15,8 persen.
Oleh karena itu, menurutnya untuk memperbesar kontribusi ekspor itu harus memperbesar kemampuan, kualitas dan kompetensi UMKM. Harapannya kontribusi ekspor non migas dari pelaku UMKM bukan 15 persen, tetapi sampai 51 persen
Diakui Conrad Hendrarto, sekarang potensi usaha yang menarik dikembangkan bagi pelaku UMKM yakni berkaitan dengan pariwisata.
Untuk itu para pelaku UMKM dituntut inovatif dan kreatif, baik dalam mengembangkan usaha kuliner maupun kerajinan tangan.
"Juga karena sekarang mulai bergerak digital zaman 4.0 dengan memanfaatkan daring, apalagi potensinya bagus. Apalagi di Belitung akses internet sudah sampai ke desa-desa jadi itu bisa dimanfaatkan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bupati-belitung-tot.jpg)