Kebakaran Rumah di Kampung Juru
Sempat Ricuh Saat Kebakaran, Petugas Minta Padamkan Listrik Baru Bergerak
Hal ini disebabkan karena saat petugas pemadam kebakaran datang, aliran listrik masih mengalir di sekitar lokasi kejadian
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BELITUNGTIMUR -Kebakaran yang melanda Kampung Juru, Desa Baru, Manggar, Selasa (11/2/2020) sempat diwarnai kericuhan antara pemadam kebakaran dan masyarakat.
Hal ini disebabkan karena saat petugas pemadam kebakaran datang, aliran listrik masih mengalir di sekitar lokasi kejadian.
"Sesuai SOP kami bahwa kami tidak bisa memadamkan api jika masih teraliri listrik di lokasi," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Belitung Timur Helmi Akbar kepada posbelitung.co, Selasa.
Pantauan posbelitung.co ricuh dimulai saat seorang warga ingin terus memadamkan api saat pemadam sudah berada di lokasi.
"Cepat itu lakukan ngerambat ke rumah belakang e to!" teriak warga itu.
Setelah 20 menit menunggu akhirnya listrik bisa dipadamkan.
Helmi mengatakan pihaknya mengerahkan empat mobil pemadam dalam peristiwa ini.
"Serta satu mobil dari PDAM sebagai supply air," kata Helmi.
Api berhasil dipadamkan setelah dua jam tim berusaha memadamkan api.
Selain BPBD, pemadaman ini juga dibantu oleh TNI/Polri dan warga sekitar.
* Api Sambar Jeriken Mitan
Apes nasib Abu Bakar warga Kampung Juru, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Saat ia tengah menggoreng pempek, api kompor minyaknya membesar.
Api itu mengenai minyak tanah yang berada di dekat kompor.
Abu Bakar bercerita saat apinya mengenai minyak tanah dalam jeriken.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20200211_kebakaran-di-manggar-ne.jpg)