Deretan Kue Khas Indonesia yang Dibungkus Daun Pisang, Ada Bongko Pisang hingga Lemper
Selain bongko pisang, Indonesia juga memiliki kuliner khas Indonesia yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya.
Adapun adonan bongko pisang juga terasa lebih lembut dan tak bertekstur pada seperti nagasari. Rasa kue ini terbilang manis dan gurih hampir mirip nagasari.
Cara membuatnya kamu perlu menyiapkan bahan-bahan seperti tepung beras, santan, tepung sagu, gula pasir, garam, daun pandan, pisang tanduk, dan tentunya daun pisang.
Kemudian prosesnya, masak santan, gula pasir, garam, daun padan, dan tepung beras sambil diaduk sampai metelup-letup.
Selanjutnya, angkat dan masukkan larutan tepung sagu, aduk hingga merata. Lalu tambahkan potongan pisang dan aduk secara perlahan.
Setelah itu ambil daun pisang, sendokkan adonan ke atas daun pisang. Usai itu, bungkus dan sematkan dengan lidi.
Tahapan akhir prosesnya adalah dengan mengkukus selama 30 menit di atas api sedang sampai matang.
2. Nagasari
Hampir mirip dengan bongko pisang, kue yang dibungkus dengan daun pisang lainnya adalah nagasari. Camilan satu ini kerap ditemukan di pasar tradisional.
Salah satu kota yang menghasilkan kue ini yaitu Bireuen, Aceh. Seperti diberitakan Kompas.com pada Oktober 2017, tampak banyak pedagang menjajakan nagasari di sepanjang pinggir jalan kota itu.
Cara membuat kue ini terbilang mudah. Kamu perlu menggunakan beberapa bahan seperti tepung tapioka, tepung beras dan gula pasir. Lalu cairkan dengan santan kelapa dan ditanak.
Usai tepung mengental, bungkus adonan dengan daun pisang. Sebagian besar bungkus nagasari dibuat mirip seperti membungkus nasi kucing atau mi goreng di angkringan, dan tentunya disematkan dengan menggunakan lidi.
Rasa kue ini manis dan nikmat, terlebih jika ditemani oleh secangkir teh hangat di pagi atau sore hari. Dijamin kamu akan merasakan kenikmatan dan kelezatan dengan cara sederhana.
3. Kue Kacamata
Kue ini dinamai dengan nama yang unik--kacamata. Jika dipotong dua, kue ini disejajarkan mirip seperti kacamata. Kue satu ini juga dibungkus dengan daun pisang.
Namun, bila tanpa pisang di tengahnya seperti di Jawa Tengah, akan disebut dengan nama bapak pucung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20200215_kue-barongko.jpg)