Temuan Baru, Peneliti Sebut Covid-19 Bisa Hidup di Testis Pria, Diduga Pria Lebih Rentan Kena Corona

sebuah studi yang dilakukan para peneliti di New York dan Mumbai menghasilkan temuan baru mengenai virus Corona.

Tayang:
Freepik
ILUSTRASI VIRUS CORONA - Update Corona di Indonesia pada Senin, 20 April 2020, jumlah pasien positif kini menjadi 6.760 orang. Jumlah kasus baru menurun drastis. 

Temuan Baru, Peneliti Sebut Covid-19 Bisa Hidup di Testis Pria, Diduga Pria Lebih Rentan Kena Corona

POSBELITUNG.CO -- Belum lama ini, sebuah studi yang dilakukan para peneliti di New York dan Mumbai menghasilkan temuan baru mengenai virus Corona.

Studi berjudul "Delayed clearance of SARS-CoV2 in male compared to female patients: High ACE2 expression in testes suggests possible existence of gender-specific viral reservoirs" menyebut, virus Corona dapat hidup dan bertahan di testis pria.

Adapun temuan itu dianggap menjadi alasan mengapa pria lebih banyak terkena Covid-19 daripada wanita.

Dilansir Metro, studi ini menjelaskan, virus terikat dengan protein dalam tubuh yang ditemukan di paru-paru, usus, dan jantung.

Begitu pula pada testis.

Valentino Rossi Ternyata Bukan Pemilik Rekor Kemenangan 100 Persen Dalam Satu Musim, Ini Orangnya

Virus mengikat sel-sel yang mengandung protein ACE2 atau enzim pengonversi angiotensin 2.

Jenis protein tersebut kurang ada di jaringan ovarium.

Oleh karena itu, virus memiliki kemungkinan untuk hidup di testis pria.

"Kandungan ACE2 RNA dan protein yang tinggi dalam testis mengarah pada hipotesis bahwa ada kemungkinan virus bertahan lama di testis."

"Testis mungkin memiliki kaitan terhadap persistensi virus, dan harus diselidiki lebih lanjut oleh studi klinis yang lebih besar," tulis peneliti.

Hasil penelitian tersebut tampak relevan dengan data statistik negara.

Ada 5.000 Kematian Dalam Semalam, Kota Ini Dijuluki Kota Mayat, Ini Deretan Foto-fotonya

Berdasarkan Office for National Statistics (ONS), pria di Inggris memiliki tingkat kematian sebesar 1.728,2 per 100.000 orang akibat Covid-19.

Sementara itu, wanita memiliki tingkat kematian sebesar 840,9 per 100.000.

Itu berarti, kematian pria akibat virus Corona dua kali lipat daripada wanita.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved