TIPS

Tips Memilih Daging Sapi Segar Buat Lebaran dan Ini Bedanya dengan Daging Gelonggongan

Apabila ada warna merah dari daging susah hilang saat digosok, maka bisa dikatakan warna merah tersebut berasal dari pewarna.

Editor: Hendra
KONTAN/CHEPPY A MUCHLIS
Ilustrasi penjualan daging sapi 

Apabila ada warna merah dari daging susah hilang saat digosok, maka bisa dikatakan warna merah tersebut berasal dari pewarna.

Sebab daging segar akan mengeluarkan darah dan sari daging.

Darah atau sari tersebut sangat mudah hilang saat digosok.

"Cara yang tepat ya dicium kalau memang warna daging bisa dimanipulasi. Jika diraba yang penting dagingnya agak kenyal, padat. Kalau dicium anyir berarti tidak segar," jelas Aguk.

Cara membedakan daging sapi kualitas baik dengan daging gelonggongan

Daging gelonggongan adalah daging yang didapat dari hewan yang sebelum disembelih terlebih dahulu diminumi air secara berlebihan.

Hal ini bertujuan membuat bobot daging lebih berat saat ditimbang, alhasil lebih mahal ketika dijual ke konsumen.

Daging sapi gelonggongan akan mengecohkan mata pembeli karena warnanya yang merah dan ukurannya yang sangat besar.

Untuk membedakan daging gelonggongan dengan daging sapi berkualitas baik bisa dilihat dari teksturnya.

Kualitas daging gelonggongan biasanya tidak baik, karena di dalam daging sudah banyak mengandung air.

Daging yang meresap air begitu banyak akan bentrok dengan sari dalam daging.

Hal itu bisa memengaruhi rasa daging. Daging bisa terasa hambar, tidak gurih, dan rasanya khas dari dagingnya hilang.

Untuk membedakan daging sapi gelonggongan cukup mudah.

Bila ditekan daging sapi gelonggongan akan mengeluarkan air berwarna putih yang banyak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved