Korban Tenggelam di Sungai Manggar

Ketua Relawan Fordas Soroti TI Di Kawasan Mangrove DAS Manggar

Ketua Relawan Fordas Belitung Timur, Yudi Senga turut menyoroti kawasan Manggarove DAS Manggar yang terdapat banyak tambang inkonvensional( TI) rajuk.

Posbelitung.co/Suharli
Pencarian Korban hilang tenggelam di seputaran ponton rajuk, di hutan mangrove, DAS Manggar. Kamis (11/6/2020) 

Menurut keterangan temannya, lanjut Ghalih, mereka ke darat dengan cara berenang.

Di tengah perjalanan, Dede teriak kalau timah yang didapatkannya jatuh sedangkan dua temannya sudah jauh di depan. Saat temannya itu sampai di darat ternyata Dede sudah tidak ada lagi kelihatan.

"Dua temannya ini langsung ke tengah lagi mencari Dede. Namun karena kondisi sudah malam jadi mereka ke darat lagi dan langsung memberitahu keluarga korban," ungkap Ghalih.

Lalu, pagi tadi keluarga korban, TNI, Kepolisian, Basarnas, BPBD, dan masyarakat sekitar mencari keberadaan korban yang tenggelam. Sekitar satu jam pencarian menggunakan dua boat akhirnya Dede bisa ditemukan.

"Tadi ditemukan lebih kurang pukul 10.00 WIB dalam kondisi sudah tak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan bekas luka, baik tajam maupun tumpul. Bekas gigitan binatang juga tidak ada. Hanya keluar cairan dari mata, hidung, dan telinga korban. Sementara dugaan medis murni tenggelam," jelas AKP Ghalih.

Dede Purnadi seorang lelaki berusia 21 tahun tewas tenggelam di Kawasan Mangrove Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar saat ngereman di tambang inkonvensional (TI) rajuk bersama temannya, Kamis (11/6/2020).

Setelah melakukan pencarian selama sekitar satu jam oleh tim gabungan, Dede berhasil ditemukan dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Proses evakuasi korban tenggelam di DAS Manggar, Belitung Timur. Kamis (11/6/2020)
Proses evakuasi korban tenggelam di DAS Manggar, Belitung Timur. Kamis (11/6/2020) (Posbelitung.co/Suharli)

Tak Ditemukan Bekas Luka

Dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap Dede di kamar jenazah RSUD Beltim dr Intan Datya mengatakan Dede murni tewas karena tenggelam.

Saat ia memeriksa tubuh korban sudah belumur lumpur bercampur air.

"Iya (tewas karena tenggelam, red). Tidak ada tanda kekerasan ataupun luka gigitan binatang. Diduga sudah tewas antara 12 sampai 24 jam," kata dr Intan kepada posbelitung.co, seusai pemeriksaan.

Menurut Intan, dari mulut korban juga ditemukan keluar cairan berupa cairan berwarna hijau yang diduga berasal dari lambung korban.

Saat ini korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman. 

Korban Dikenal Pendiam

Pria  berumur 55 tahun memakai baju abu-abu gelap, celana jeans, serta masker yang tergantung di lehernya berdiri sambil termenung di depan kamar jenazah RSUD Belitung Timur.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved