Korban Tenggelam di Sungai Manggar
Ketua Relawan Fordas Soroti TI Di Kawasan Mangrove DAS Manggar
Ketua Relawan Fordas Belitung Timur, Yudi Senga turut menyoroti kawasan Manggarove DAS Manggar yang terdapat banyak tambang inkonvensional( TI) rajuk.
Ia adalah Rizani, bapak dari Dede Purnadi (21) korban yang tenggelam di Kawasan Mangrove Daerah Aliran Sungai Manggar di perbatasan Manggar-Damar, Kamis (11/6/2020).
Rizani bercerita Dede merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Ia mengatakan anaknya itu merupakan seorang yang pendiam dan jarang berkomunikasi.
"Dia dak pernah (saat ditanya pernah cerita apa sebelum kejadian). Dia pendiam orangnya," kata Rizani bercerita kepada Posbelitung.co, Kamis, saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD Beltim.
Ia mengatakan anaknya ngereman di rajuk ini baru beberapa kali. Biasanya ia dan anaknya itu melaut bersamanya, karena sang ayahnya ini adalah seorang nelayan.
Menurur Rizani, anaknya bisa berenang. Saat melaut bersama kadang anaknya itu yang menyelam ke dasar untuk menambatkan perahu.
"Sudah sering melaut dan dia bisa berenang sebenarnya. Tapi mungkin karena memang nasibnya dan sudah kena balaknya dia, kita tak bisa berkata apa-apa," kata Rizani tegar.
Rizani bercerita ada suatu kejadian beberapa hari sebelum ia tenggelam. Saat Dede makan bersama dengan adik-adiknya, ia membanting piringnya.
Ia tidak mengetahui apa maksud dari anaknya itu membanting piringnya.
"Dak tau ade hubungannya dengan ini atau tidak tapi kejadian yang dak biasanya ya itu. Dia langsung pergi pas itu," tutur Rizani.
Ia mengaku ikhlas dengan kepergian anaknya seperti ini. Ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lagi hanya bisa mendoakan agar anaknya diterima di tempat terbaik-Nya.
"Anak saya lima laki-laki semua. Dulu pas saya kerja di sawit anak saya juga ada yang pergi dulu. Minta doanya saja semoga seluruh amalnya diterima," kata Rizani.
Ditemui di tempat yang sama, adik korban Dimas Rendika mengatakan ia juga tidak punya pertanda apa-apa sebelum kejadian. Hanya semalam saat teman-teman abangnya sudah pulang ngereman, ia mencari Dede tapi tak ada.
"Dia dak ada pamit juga denganku bang. Emang biasa pergi-pergi gitu dia," kata Dimas sambil menitikkan air mata.
Dimas yang baru tamat SMK harus rela melepas kepergian abangnya. Dede rencananya akan dimakamkan siang ini di Perkuburan Desa Gunung, Manggar.'
Korban Bernama Dede Purnadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/korban-23.jpg)