Konflik Korut dan Korsel Memanas, PBB Minta Kedua Belah Pihak Duduk Bersama
Akibat peristiwa ini akan menimbulkan kemunduran serius dari upaya Presiden Korea Selatan Moon Jae-In untuk merajut perdamaian.
"Militer kami akan dengan cepat dan menyeluruh melaksanakan keputusan dan perintah dari Partai dan pemerintah," demikian pernyataan KPA seperti dilaporkan kantor berita KCNA.
Ketegangan telah meningkat saat Pyongyang mengancam untuk memutuskan semua komunikasi antar-Korea dan mengambil tindakan balas dendam atas selebaran, yang membawa pesan kritis kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un termasuk soal pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Selebaran 'propaganda" dari para pembelot - biasanya disampaikan pada balon udara atau mengambangkan botol di aliran sungai. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korut Hancurkan Kantor Penghubung Dengan Korsel, Sekjen PBB Serukan Dua Korea Berdialog
Artikel ini telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan judul Konflik Korut dan Korsel Kembali Memanas, PBB Minta Kedua Belah Pihak Duduk Bersama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/korea-utara-meledakkan-kantor-penghubung.jpg)