Breaking News:

Anak Yatim Piatu Berprestasi Punya 700 Piala Berharap Bangku Kosong, Gagal Ikut PPDB SMA Negeri

Pada jalur afirmasi, Arista tak lolos lantaran faktor usia. Banyak calon siswa yang diterima berusia lebih tua dibanding Arista.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Aristawidya Maheswari saat menunjukkan salah satu karyanya yang terpilih di pajang di Galeri Nasional pada Juli 2019 lalu. 

POSBELITUNG.CO - Belum ada kepastian kemana Aristawidya Maheswari (15) dapat melanjutkan jenjang pendidikannya.

Setelah anak yatim piatu alumni SMPN 92 Jakarta ini, belum juga diterima di SMA negeri mana pun hingga Sabtu (4/7/2020) lalu.

Padahal, siswi berprestasi peraih 700 piala itu sudah mengikuti beberapa jalur penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta.

Remaja yang tinggal bersama nenek dan kakeknya di Rusun Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, tersebut tak lolos PPDB karena faktor usia.

Arista yang berusia 15 tahun 8 bulan kalah saing dengan calon siswa yang berusia lebih tua.

Nenek Arista, Siwi Purwanti (60), sudah mendaftarkan cucunya melalui beberapa jalur PPDB, mulai dari jalur prestasi non-akademik, afirmasi untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), zonasi, hingga prestasi akademik.

Namun, Arista selalu gagal meraih kursi sekolah negeri melalui jalur-jalur PPDB tersebut.

Saat mengikuti jalur prestasi non-akademik, Arista gagal karena prestasinya diraih saat ia duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Padahal, Arista banyak meraih prestasi di bidang seni lukis. Total, ada 700 piala yang telah diraihnya selama mengikuti lomba seni lukis.

Penghargaan yang pernah ia raih, antara lain juara III lomba cipta seni pelajar tingkat nasional dan juara I festival lomba Kementerian Perhubungan.

Halaman
1234
Editor: Rusmiadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved