Breaking News:

Adik Kim Jong Un Digugat karena Tindakannya, Terancam Hukuman Mati Jika Tertangkap Korea Selatan

Peledakan yang terjadi pada Kantor Penghubung Antar-Korea oleh Kim Jong-Un kini menuai buntut panjang. Adapun adik pemimpin tertinggi Korea Utara....

AFP/POOL/JORGE SILVA
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019. Kim Yo Jong dianggap bertanggung jawab atas peledakan kantor Antar-Korea. 

POSBELITUNG.CO -- Peledakan yang terjadi pada Kantor Penghubung Antar-Korea oleh Kim Jong-Un kini menuai buntut panjang.

Adapun adik pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Yo Jong, bahkan terancam hukuman tujuh tahun penjara atau eksekusi mati jika sampai tertangkap dan diadili menggunakan hukum Korea Selatan.

Diketahui, Kim Yo Jong dituding sebagai orang yang bertanggung jawab atas peledakan Kantor Penghubung Antar-Korea.

Jaksa Penuntut Umum Korea Selatan kini membuka penyelidikan terhadap Kim Yo Jong, seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

Juru bicara jaksa Distrik Sentral Seoul menyatakan, mereka menerima laporan untuk menginvestigasi Kim Yo Jong dari pengacara ibu kota.

Kasus Djoko Tjandra, Mahfud Sebut Jangan Hanya Tindak Brigjen Prasetijo, Enggak Mungkin Dia Sendiri

Laporan dari pengacara Lee Kyung-jae menyatakan, bangunan yang dihancurkan Korut dibangun dan didanai oleh pemerintah Negeri Ginseng.

Kim Yo Jong tampak berada di samping kanan kakaknya, Kim Jong Un, yang kini adalah pemimpin tertinggi Korea Utara. (KCTV/Daily Star via Kompas.com)
Kim Yo Jong tampak berada di samping kanan kakaknya, Kim Jong Un, yang kini adalah pemimpin tertinggi Korea Utara. (KCTV/Daily Star via Kompas.com)

"Kim menggunakan peledak untuk menghancurkan bangunan misi kuasi-diplomatik Korea Selatan yang melayani kepentingan publik," terang Lee.

Tak hanya Kim Yo Jong, Korsel juga melayangkan laporan kepada Pak Jong Chon selaku ketua staf jenderal negara.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Korsel, keduanya terancam hukuman mati atau tujuh tahun penjara.

Meski belum pernah mengeksekusi siapa pun sejak 1997 silam, eksekusi hukuman mati masih diterapkan di Korsel.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved