Mengenal Sejarah Kue Apem, Makanan Khas Jawa yang Biasa Ditemukan saat Perayaan Tahun Baru Islam
Setelah acara, apem biasanya diperebutkan oleh masyarakat karena dipercaya menjadi berkah.
Editor:
Novita
“Sebelum kue Apem dibagi-bagikan selepas sholat jama’ah Maghrib ataupun Isya’, para jama’ah lantunkan kalimat-kalimat tayyibah – dalam hal ini adalah tahlil dan istighosah,” jelas Chef Wira.
“Dengan harapan supaya dalam menjalankan kedepanya merasa tenang dan berlapang dada, sebab Allah memaafkan segala dosa yang telah mereka perbuat,” pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Filosofi Apem pada Tahun Baru Islam, Simbol Kesederhanaan dan Kebersamaan
Berita Terkait