Mengenal Tipe-tipe Telur yang Dijual di Pasaran dan Perbedaannya, Telur Organik hingga Cage-Free
Di supermarket, anda mungkin sesekali melihat tipe telur ayam seperti telur organik, cage-free, free-range, omega 3, atau pasteurized.
Mereka makan apa adanya saja di alam, sambil sesekali diberikan pakan tambahan.
Ayam yang dipelihara dengan cara free-range bisa jadi lebih sehat juga karena bisa hidup menghirup udara bebas.
Jika ayam sehat, maka telurnya juga kemungkinan akan lebih sehat.
3. Telur cage-free
Telur cage-free seperti dilansir dari The Spruce Eats artinya adalah ayam yang dipelihara tanpa kandang.
Berbeda dengan free-range yang dipelihara di alam terbuka, ayam cage-free ini dibiarkan berkeliaran bebas tapi tetap di dalam rumah ayam yang besar.
Hanya saja tanpa sekat-sekat kandang yang biasanya memisahkan masing-masing ayam.
Hal ini sangat berbeda dengan ayam yang biasa dipelihara di kandang.
Biasanya ayam tidak bisa bergerak, bahkan sulit untuk membuka sayapnya.
Kondisi tersebut dianggap tidak terlalu sehat untuk pertumbuhan ayam yang akan berpengaruh pada kualitas telur.
4. Telur omega 3
Sementara telur omega 3 adalah telur yang mengandung asam lemak omega 3 yang lebih tinggi daripada telur biasa.
Tingginya kadar omega 3 pada telur tersebut diperoleh dengan cara memberi pakan yang tinggi kandungan omega 3 pada ayam penghasil telur tersebut agar kandungan omega 3 yang ada pada pakan, bisa terserap oleh telur.
Komponen pada kuning telur biasa adalah protein, lemak, vitamin, dan mineral yang tinggi. komponen terkecil pada lemak adalah asam lemak.
Asam lemak ini ada yang bersifat jahat dan ada yang tidak. Omega 3 adalah salah satu asam lemak baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-telur-ayam.jpg)