Mengenal Tipe-tipe Telur yang Dijual di Pasaran dan Perbedaannya, Telur Organik hingga Cage-Free
Di supermarket, anda mungkin sesekali melihat tipe telur ayam seperti telur organik, cage-free, free-range, omega 3, atau pasteurized.
“Itu asam lemak baik yang diperlukan tubuh. Dulu telur hanya sebagai sumber protein hewani. Tapi sekarang itu dijadikan pangan fungsional dengan menghasilkan telur yang punya nutrien tertentu yang dibutuhkan tubuh, misalnya omega 3 ini,” terang Niken.
5. Telur pasteurized
Telur pasteurized adalah telur yang sudah mengalami proses pengolahan pasteurisasi, mirip seperti proses pasteurisasi pada susu.
“Dia setelah dihasilkan induknya, dicuci, diproses, seperti kita memproses susu itu. sehingga bakteri pada telur itu statis,” jelas Niken.
Mengonsumsi telur yang diproses pasteurisasi lebih dahulu konon lebih aman jika dikonsumsi setengah matang atau mentah.
Pasalnya telur telah dipasteurisasi terlebih dahulu yang artinya sudah melalui proses pemanasan dan bisa membunuh bakteri yang ada di dalamnya, salah satunya salmonela.
Namun, telur yang dipasteurisasi akan kehilangan sedikit rasanya dan konsistensinya tidak akan sepadat telur biasanya.
6. Telur vegetarian-fed
Terakhir adalah telur vegetarian-fed. Artinya ayam yang menghasilkan telur tersebut tidak diberi pakan berupa daging, ikan, atau produk hewani lainnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : 6 Tipe Telur Ayam di Pasaran, dari Cage-Free sampai Pasteurized
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-telur-ayam.jpg)