Breaking News:

Tim Naga Tak Tidur Semalaman, Pembunuh Ayu Driver Ojol Diburu, Identitas Beredar ini Kata Polisi

Tim Naga harus bekerja keras dalam memburu pelaku, sejumlah saksi yang berhubungan dengan korban, tak luput dari interogasi anggota polisi

Bangkapos.com/Resha Juhari
Anggota kepolisian Polres Pangkalpinang membawa mayat dalam karung yang ditemukan di Penginapan Dewi Residence 2, Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). Polres Pangkalpinang menyebutkan dugaan sementara mayat tersebut berkelamin perempuan. 

POSBELITUNG.CO , BANGKA -- Tim Naga Polres Pangkalpinang terus memburu pria pelaku pembunuhan Ayu  wanita yang mayatnya dimasukkan ke dalam karung.

Jenazah Ayu ditemukan tewas di dalam karung oleh Purtanto, pekerja Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020) kemarin

Tim Naga harus bekerja keras dalam memburu pelaku, sejumlah saksi yang berhubungan dengan korban, tak luput dari interogasi anggota polisi.

Tim yang dipimpin Aipda Rudi Kiai, hingga Minggu (15/11/2020) dinihari, mendatangi sejumlah wilayah di Pulau Bangka, dan menjadi target pengejaran, namun usaha tim belum membuahkan hasil.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra, mengatakan pihaknya tidak berhenti untuk mengungkap kasus yang membuat geger warga Kota Pangkalpinang.

"Untuk identitas pelaku sudah kami miliki, saat ini masih dalam pengejaran, anggota sudah turun ke lapangan sampai tidak tidur semalam," ujar Adi Putra, Minggu (15/11/2020) kepada wartawan

Proses autopsi jenazah Ayu korban pembunuhan di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, tim kedokteran dari Polda Bebel, Inavis Polda Babel dan unit identifikasi Polres Pangkalpinang, terus berupaya mengungkap penyebab kematian diriver ojek online (ojol) ini.

Terpisah, Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan pengembangan dan memburu pelaku.

"Kita Polres Pangkalpinang yang dibackup Polda Babel, masih terus berupaya berupaya untuk mengungkap motif kasus tersebut, dan mengejar pelaku," Kata AKP Johan Wahyudi

Selain itu ia juga menyampaikan terkait foto yang beredar di Facebook ataupun grup-grup WhatsApp di masyarakat, seseorang yang diduga sebagai pelaku itu bukan keterangan dari pihak kepolisian.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: Hendra
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved