WhatsApp Bagikan Data Pengguna ke Facebook, Kebijakannya Batal Sementara, Takut Ditinggal Pengguna

Data yang dibagikan adalah alamat IP, pembelian, nomor telepon, nama profil, foto profil, dan status, info finansial, penggunaan, konten, info kontak

Editor: Hendra
slashgear.com
ilustrasi Pengguna WhatsApp 

POSBELITUNG.CO,-- Rencana WhatsApp yang memberlakukan kebijakan privasi baru mendapat penolakan dari para penggunanya.

WhatsApp akan membagikan data- data penggunanya kepada pemiliknya saat ini yakni Facebook.

Dibelakukannya kebijakan itu tentunya data- data pengguna bisa diketahui oleh pihak Facebook.

Ternyata kebijakan privasi baru WhatsApp ini ditentang oleh para pengguna.

Dikhawatirkan data pengguna yang bersifat privasi atau pribadi bocor hingga disalahgunakan oleh Facebook, WhatsApp ataupun pihak lainnya.

Bahkan beredar pesan berantai untuk segera meninggalkan Aplikasi yang kini berafiliasi dengan perusahaan Amerika Serikat ini.

Rupanya pesan berantai pindah ke aplikasi lain direspon dengan cepat oleh pihak WhatsApp.

Tampaknya mereka khawatir atau bahkan takut ditinggalkan banyak pengguna khususnya di Indonesia. 

BACA JUGA:

--> Pakai WhatsApp Data Pengguna Dicuri, Beralih Saja ke Aplikasi Signal, Lebih Canggih Data Lebih Aman

Setelah banyak menimbulkan perdebatan, WhatsApp akhirnya menunda pemberlakuan kebijakan privasi baru yang diumumkan awal Januari ini.

Pada awalnya, WhatsApp berencana memberlakukan kebijakan privasi baru mereka mulai 8 Februari 2021 mendatang.

Apabila pengguna tak kunjung menyetujui persyaratan baru, akun WhatsApp pengguna terancam akan dihapus.

Namun, dalam pernyataan terbaru di blog resminya, WhatsApp mengatakan akan memperpanjang waktu bagi penggunanya untuk memberikan persetujuan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved