Breaking News:

Uni Eropa Ngotot Mau Merebut Bijih Nikel, Indonesia Tak Peduli Siap Hadapi Gugatan

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan bahwa, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa

Editor: Hendra
Net
Ilustrasi: Bijih nikel asal Indonesia 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  - Uni Eropa ngotot ingin merebut dan mengusai mineral mentah bijih nikel dari asal Indonesia.

Hal ini dibuktikan Uni Eropa akan terus melanjutkan sengketa kebijakan atas larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.

Berbagai upaya Uni Eropa ingin mengusai bijih nikel Indonesia.

Yakni dengan mendesak Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) untuk membentuk panel guna membahas sengketa tersebut ( Uni Eropa gugat RI soal nikel).

Sementara Indonesia tetap berpegang pada kebijakan larangan eskpor bijih nikel.

Karena Pemerintah Indonesia melalui Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan bahwa, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa.

Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke WTO yang jadi wasit perdagangan antar-negara itu.

"Tentunya kami sangat kecewa bahwa sudah ada konsultasi yang begitu lama. Tetapi ini bagian dari pada interaksi kita dengan dunia internasional, kita akan layani dan jalankan tuntutan tersebut," ujar Lutfi dalam keterangannya dikutip pada Senin (18/1/2021).

BACA JUGA:

--> Jokowi Marah Besar,  Indonesia Nggak Takut, Perang Lawan Uni Eropa, Sawit Ditolak Nikel Mau Dikuasai

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved