Berita Belitung Timur
Anggota Satpol PP Ini Selalu Dapat Ikan Super Ukuran Jumbo di Laut, Begini Tekniknya
Berbagai cara dilakukan agar mendapat hasil tangkapan sesuai harapan, satu di antara mengunakan Teknik Mancing, Spear Fishing
POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Berbagai cara dilakukan agar mendapat hasil tangkapan sesuai harapan, satu di antara mengunakan Teknik Mancing, Spear Fishing.
Spear Fising adalah menangkap ikan mengunakan tombak atau panah ikan.
Di Belitung Timur (Beltim) kegiatan ini sudah dilakukan sejak lama baik mengunakan panah ikan trandisonal hingga yang modern.
Helmy Juniarto misalnya sudah mulai melakukan Spear Fishing sejak Tahun 2008 lalu.
Awalnya dia bertemu dengan orang melakukan Spear Fishing. Sejak pertemuan itu dia mulai tertarik dan mencoba melakukannnya,.
Menurutnya di Belitung Timur sangat cocok untuk melakukan Teknik Spare Fishing , khususnya di Perairan Laut Kecamatan Kelapa Kampit, Manggar, Gantung, Simpang Pesak dan Dendang.
"Awalnya karena hoby nyelam juga, liat trumbu karang, ikan-ikan berbagi macam. Jadi kalau masalah hasil tangkapan nomor dua lah. Kalau mau tangkap ikan dapat milih sesuai dengan kebutuhan saja," ujarnya Pria yang juga Anggota Satpol PP Belitung Timur itu kepada Posbelitung.co, Rabu (3/2/2021).
Selama bertahun menggunakan Teknik Spare Fishing, ia mengaku ikan paling besar pernah ditangkapnya jenis Ikan Mamong atau dikenal pada sebutan GT seberat 32 kilogram.
"Kalau ukuran segitu sudah dua kali dapat. Awalnya memang ukuran yang sedang tidak telalu besar ikannya, kalau yang gede itu sempat beberapa kali kehilangan anak panah kali, tapi lama-lama pengamalan secara otodidak juga tahu celah tahu cara memanah ikan yang berukuran besar. Kalau kami bilang pakai sistem release itu harus tepat head shot, jadi anak panah langsung diikatkan ke tali pelampung," ujarnya.
Menurutnya sebelum tahu cara tersebut tali panah putus bahkan harus kehilangan beberapa kali anak panah karena dilarikan ikan.
Dia menyampaikan untuk melakukan Spear Fishing yang dibutuhkan adalah ketenangan dapat ngatur napas dengan baik agar lebih mudah konsentrasi saat memanah ikan.
"Untuk berburu ketika air laut bergelombang atau kurang bersahabat, paling tidak bisa bertahan satu menit lebih maksimal dua menit," ujarnya.
Untuk perairan yang memiliki karang karang tempat tinggal ikan di seputaran Belitung Timur memang masih terhitung bagus, namun ada pula karang-karang yang hanya bagusnya di atas namun bagian bawahnya sudah mati.
"Spaer Fishing, karena kita dibagian timur bagusnya pada musim barat, tergantung kondisi cuaca juga sampai dengan musim timur, karena untuk wilayah Beltim ini istirahat spear fisingnya ketika musim selatan tenggara," katanya. (Posbelitung.co/Suharli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/helmy-juniarto-saat-menunjukan-ikan-hasil-tangkapannya-dengan-spaer-fishing.jpg)