Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Lima Pegawai Disbudpar Belitung Timur Reaktif Antibodi, Hasil Swab Antigennya Negatif

Lima pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur melaksanakan rapid test antigen Covid-19

Bangkapos.com/Darwinsyah
Ilustrasi Pasien Covid-19.Lima pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur melaksanakan rapid test antigen Covid-19, Selasa (16/2/2021) di satu klinik swasta di Manggar. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Lima pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur melaksanakan rapid test antigen Covid-19, Selasa (16/2/2021) di satu klinik swasta di Manggar.

Tes ini dilakukan setelah pada kemarin Senin (15/2/2021) sore hasil rapid test antibodinya menunjukkan hasil reaktif yang dilakukan oleh tim Surveilans Dinkes-PPKB Belitung Timur.

Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Belitung Timur Widiyanto mengatakan rapid test antigen ini dilakukan agar memastikan kondisi dari pegawai di Disbudpar Belitung Timur.

"Jadi di berita sebelumnya dikatakan bahwa pegawai kami antigennya positif itu tidak benar. Kami tadi pagi sudah cek ke klinik di Manggar secara mandiri dan hasilnya negatif. Kami juga sudah melakukan tes swab PCR oleh satgas kabupaten," kata Widiyanto kepada Posbelitung.co, Selasa (16/2/2021).

Ia menambahkan, tidak mau terjadi kesimpangsiuran informasi mengenai pegawai di Disbudpar Belitung Timur. Karena itulah mereka yang rapid antibodinya reaktif, secara mandiri melakukan rapid antigen di satu klinik kesehatan di Manggar.

Terpisah, Sekda Belitung Timur, Ikhwan Fakhrozi membenarkan bahwa lima pegawai disbudpar ini baru dirapid test antibodi dan hasilnya reaktif.

"Saya luruskan jadi bukan swab antigen melainkan rapid test antibodi saja. Lalu setelah reaktif langsung dilanjutkan langsung ke swab PCR," kata Sekda Ikhwan.

Sementara itu, Kasi Surveilans Bidang P2P Dinkes-PPKB Belitung Timur Herlina mengatakan sebanyak 12 pegawai Disbudpar Belitung Timur sudah diambil sampel swab PCR-nya.

"Ditambah pak kadinnya jadi 13 sampel swab. Rencananya akan dikirim besok Rabu (17/2/2021) ke Labkesda Bangka Belitung di Pangkalpinang," kata Herlina.

Terkait pelaksanaan swab antigen mandiri yang dilakukan pegawai Disbudpar Belitung Timur, Herlina tidak berkomentar banyak. Hanya saja ia menyarankan agar tetap melaksanakan isolasi mandiri sampai hasil swab PCR keluar.

"Karena masa inkubasi virus itu tujuh sampai 14 hari. Kemarin diputuskan memakai rapid antibodi karena setelah itu bakal dipantau tujuh hari ke depan. Tapi kita lihat nanti hasil PCR-nya seperti apa," ungkap  Herlina.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur, EN terpapar covid-19 berdasarkan hasil swab antigennya.

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Daerah Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi saat ditemui Posbelitung.co, Selasa (16/2/2021).

Ikhwan mengatakan EN sudah menjalani isolasi mandiri sejak beberapa hari yang lalu. Ia menyampaikan kasus ini merupakan transimisi lokal dan diduga termasuk dalam klaster perkantoran.

Ikhwan menyebutkan pegawai Disbudpar Belitung Timur sudah diminta agar menjalani pekerjaan dari rumah alias work from home agar meminimalisir kontak dengan orang-orang demi menekan penyebaran virus corona. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved