Breaking News:

Novel Baswedan Dilapor Atas Dugaan Sebar Hoaks dan Provokasi Terkait Kematian Maaher

Novel Baswedan dilaporkan atas dugaan melakukan penyebaran ujaran berita bohong atau hoaks terkait kematian Maaher.

Penulis: tidakada008 | Editor: Fitriadi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Penyidik KPK, Novel Baswedan 

POSBELITUNG.CO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Novel dilaporkan atas dugaan melakukan penyebaran ujaran berita bohong atau hoaks dan provokasi melalui media sosial.

Kasus ini terkait kematian Maaher At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta pada Senin (8/2/2021) lalu.

Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto buka suara ihwal pelaporan penyidik Novel Baswedan ke kepolisian.

Inspektur Jenderal Polisi itu menyatakan bakalan membantu Novel Baswedan menghadapi pelaporan tersebut.

"Prinsipnya Novel adalah anggota saya dan apapun yang terjadi saya wajib membantu ya," kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

Karyoto pun berharap pihak kepolisian dapat dengan bijak memaknai pelaporan yang ditujukan kepada Novel Baswedan.

"Kalau dia dilaporkan, bagi pelapor mungkin dia sah-sah saja melapor ke polisi. tapi paling tidak saya selaku atasan di sini mengharapkan bahwa Polri betul-betul bijak memaknai pelaporan itu. Dan kalau mungkin bisa dicarikan jalan keluar terbaik saya akan support," ujarnya.

Deputi Penindakan KPK, Karyoto.
Deputi Penindakan KPK, Karyoto. ()

Lebih jauh, Karyoto menilai pelaporan terhadap Novel ini tidak memicu gesekan antara KPK dengan Polri.

Karena pada intinya, tambah Karyoto, tugas pemberantasan korupsi tidak hanya diemban KPK, melainkan sinergi dengan Polri maupun Kejaksaan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved