Breaking News:

Berita Belitung

Fokus di Belitung, Kickoff Pendataan Keluarga 2021 Provinsi Babel Live Report Bersama DIY dan Kaltim

BKKBN Provinsi Kepulauan Babel menggelar kickoff pendataan keluarga 2021 (PK 21) di rumah dinas Bupati Belitung, Kamis (1/4/2021) hari ini.

(posbelitung.co /dede s)
Bupati Belitung Sahani Saleh bersama jajaran forkopimda dan Kepala Perwakilan BKKBM Provinsi Kepulauan Babel Fazar melakukan kickoff PK 21, Kamis (1/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kepulauan Babel menggelar kickoff pendataan keluarga 2021 (PK 21) di rumah dinas Bupati Belitung, Kamis (1/4/2021) hari ini.

Pelaksanaan kickoff dilakukan serentak seluruh Indonesia tetapi Provinsi Kepulauan Babel mendapat kehormatan karena dilakukan secara live report bersama Provinsi DIY dan Kalimantan Timur.

Selain dihadiri jajaran forkopimda, live report PK 21 juga disaksikan oleh Plt Deputi Adpin BKKN Dwi Listyawardani secara online.

"Kickoff ini menandakan kalau pendataan keluarga 2021 secara resmi dimulai serentak di Indonesia. Khusus di Babel difokuskan di Kabupaten Belitung," ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Babel Fazar Supriadi Sentosa kepada posbelitung.co.

Usai kickoff, keluarga Bupati Belitung Sahani Saleh menjadi keluarga pertama didata oleh BKKBN.

Usai Bupati, pendataan kedua dilanjutkan dengan keluarga Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Teknis pendataan melalui aplikasi smartphone berbasis by data by addres. Kemudian, terdapat beberapa pertanyaan sebagai indikator pendataan.

Namun khusus wilayah yang belum didukung akses internet maka pendataan dilakukan menggunakan formulir.

Fazar menjelaskan, PK 21 bertujuan mewujudkan program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

Kemudian diharapkan menghasilkan data mikro keluarga yang nantinya akan menjadi evaluasi dan ditindaklanjuti oleh stakeholder lainnya, sehingga dapat membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan.

"Jadi kalau pendataan ini berhasil maka akan diinterferensi oleh BKKBN dan stakeholder lainnya," katanya.

Ia menambahkan proses PK 21 akan dilakukan dengan sistem door to door, dimana semua petugas akan mendatangi rumah masyarakat.

Sedangkan waktu pelaksanaan dimulai semenjak 1 April sampai 31 Mei 2021 mendatang.

"Mudah-mudahan pendataan ini sebelum tenggat waktu itu jadi kami bisa evaluasi dulu agar data yang didapat benar-benar tepat," katanya.

(posbelitung.co /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved