Berita Belitung

Makin Praktis, Gangan Belitung Bakal Ada dalam Kemasan Kaleng, Terbuat dari Bahan yang Fresh

Gangan merupakan makanan khas Belitung yg memiliki cita rasa asam, segar, dan pedas dengan racikan bumbu rempah seperti kunyit.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Dok/ASPPI Babel
Ikan gangan kemasan kaleng hasil pelatihan. Ibu-ibu saat mengikuti pelatihan, Kamis (24/)6/2021). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Gangan merupakan makanan khas Belitung yg memiliki cita rasa asam, segar, dan pedas dengan racikan bumbu rempah seperti kunyit.

Makanan ini sering kali diolah dengan berbahan dasar ikan, serta tambahan potongan nanas yang  dicampur dalam kuahnya. 

Gangan Belitung akan segera bisa dinikmati dalam kemasan kaleng.

Kawasan Selat Nasik Kepulauan Mendanau Belitung, akan segera memproduksi gangan kaleng ini. 

Melalui program Responsive Innovation Fond (RIF)  III Proyek NSLIC/NSELRED bersama Bappeda Belitung, para perempuan di Kecamatan Selatan Nasik dilatih membuat dan mengemas ikan gangan dalam kemasan kaleng, Kamis (24/6/2021). 

Pelatihan ini dipandu Chef Ragil Imam Wibowo, seorang profesional di dunia masak pemandu acara Makan Besar di televisi swasta.

Chef Ragil bergabung di program Dapur Desa di Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia.

Acara ini diikuti Pelaku UKM Desa Selat Nasik, Suak Gual, Petaling, dan Pulau Gersik. Juga Loka POM Kabupaten Belitung, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Babel mendapat kesempatan mengikuti pelatihan ini selama tiga hari.

Menurut Hennyka Kabid Sosbudpem Bappeda Belitung menyebut kegiatan ini buat mendorong perekonomian masyarakat desa yang mendukung  wisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pengalengan ikan ini sederhana, teknologi yang digunakan dan dijamin tidak menggunakan bahan pengawet.

"Saya yakin sup ikan gangan ini akan booming. Dijual di market place pasti akan sangat laris. Tidak menggunakan MSG dan pengawet. Ikan tenggiri yang fresh, bumbu ini asli dari mak panggong Pulau Mendanau,"  ungkap Chef Ragil dalam rilis yang diterima Posbelitung.co, Jumat (25/06/2021).

Ikan gangan kemasan kaleng hasil pelatihan. Ibu-ibu saat mengikuti pelatihan, Kamis (24/6/2021).
Ikan gangan kemasan kaleng hasil pelatihan. Ibu-ibu saat mengikuti pelatihan, Kamis (24/6/2021). (Dok/ASPPI Babel)

Pelaku UKM diajarkan oleh Chef Ragil cara memotong ikan, menimbang bumbu, memotong nenas, memasak kuah, menata di dalam kaleng, sampai ke proses membuat kuah gangan.

Bahkan ibu-ibu di ajari cara mempacking ikan gangan dalam kaleng dan pemasangan stiker. 

Camat Selat Nasik Azhari secara personal menyapa masing-masing perwakilan desa. Ia juga meminta komitmen para peserta. 

Satu di antara peserta yang mengikuti pelatihan, Hatifa bersemangat menjajal alat kemasan kaleng. 

"Saya sudah bisa mengoperasikan alat press kaleng ikannya," ujarnya dengan raut bahagia.

Sambutan pasar mulai terlihat, ketika masing-masing peserta menggugah di media sosial. Bahkan banyak pertanyaan di mana bisa beli, harga berapa, gimana mengirimnya.

(Posbelitung.co/Rilis/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved