Breaking News:

Lawan Covid19

Gara-gara Ini Belum Capai Target, PPKM Level 3 Berlangsung Lebih Lama di DKI Jakarta

Masa PPKM level 3 di Jakarta lebih lama ketimbang daerah lainnya karena cakupan vaksinasi di wilayah sekitarnya belum maksimal.

Editor: Fitriadi
Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL
Penumpang pesawat dari luar negeri yang datang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menuju bus yang telah disiapkan untuk menjalani karantina, Selasa (29/12/2020) siang. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Jakarta lebih lama ketimbang daerah lainnya.

Sudah beberapa kali pemerintah mengumumkan masa perpanjangan PPKM, status wilayah DKI Jakarta masih level 3.

Mengapa demikian? Ternyata karena cakupan vaksinasi di wilayah sekitarnya belum maksimal.

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting mengatakan vaksinasi merupakan salah satu instrumen penting bagi pemerintah membuat kebijakan terkait pelonggaran level pada PPKM.

"Pelonggaran akan berjalan sesuai dengan pencapaian dari levelnya. Levelisasi itu ada artinya, dari yang tinggi menjadi rendah, dimana ukurannya positiviy rate, jumlah kasus baru, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit menjadi ukuran. Termasuk pencapaian vaksinasi," ujar Alex di FMB 9, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Kejar Target Herd Immunity, Wali Kota Pangkal[pinang Optimis Akhir Oktober 2021 Tercapai

Baca juga: Selesaikan Antrean BBM, Gubernur Bangka Belitung Temui Dirut PT Pertamina

Baca juga: Kepala Dinas Kepergok Selingkuhi dengan Camat, Anggota DPRD Tanjungbalai Lapor Tuduh Perzinahan

Alex mengatakan PPKM di Jakarta lebih lama, karena daerah Bogor, Tangerang, Bekasi vaksinasinya belum sesuai dengan apa yang ditargetkan pemerintah.

Sementara vaksinasi merupakan salah satu komponen penyangga.

Kendati virus sudah bisa dikendalikan, memenuhi cakupan vaksinasi lebih dari 80 persen menjadi tugas bersama, baik pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk membantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi, agar perekonomian perlahan tapi pasti kembali berjalan.

"Tidak boleh ada yang ketinggalan. No one left behind. Termasuk disabilitas dan lansia. Ini menjadi tugas kita bersama," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved