Lawan Covid19

Inilah Aturan Ketat Pelaku Perjalanan Jika Ingin Bepergian ke Indonesia

Aturan ketat diberlakukan untuk pelaku perjalanan internaional yang hendak masuk ke Indonesia.

Editor: Fitriadi
kompas.com
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Aturan ketat diberlakukan untuk pelaku perjalanan internaional yang hendak masuk ke Indonesia.

Aturan tersebut di anrtaranya mengenai syarat perjalanan berupa kartu vaksin dan tes PCR.

Aturan ketat diberlakukan untuk mencegah masuknya varfian baru Covid-19 yang saat ini sudah ditemukan di sejumlah negara luar negeri.

Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane mengatakan penerapan aturan pelaku perjalanan internasional merupakan upaya cegah tangkal varian baru ke Indonesia.

"Harus lebih ketat pada pelaku perjalanan luar negeri. Jadi itulah upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk mencegah varian-varian baru Covid-19 masuk ke Indonesia," ujar Masdalina dalam diskusi FMB9 yang disiarkan virtual, Kamis (4/11/2021).

Terlebih kini sejumlah negara sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang cukup tinggi seperti Singapura, Inggris, Rusia maupun sejumlah negara di Eropa.

Baca juga: Viral Mie “Instan” Untuk Kamu yang Malas Masak

Baca juga: Pria Ini Bingung Layani Istrinya, Dua Wanita Kembar Mau Bersama-Sama, Hamil Hingga Urusan Ranjang

Baca juga: Dahysatnya Kecelakaan Dialami Vanessa Angel, Pajero Sport Sampai Terbelah, Berikut Fitur Keamanannya

Pemerintah diharapkan memperbanyak Whole Genome Sequencing yang dilakukan pada pelaku-pelaku perjalanan terutama dari negara-negara yang sedang terinfeksi berat.

"Kalau kita lihat Singapura, Inggris bagian besar Eropa termasuk Rusia itu merupakan wilayah-wilayah yang harus mendapatkan perhatian khusus," ungkap Masdalina.

Masdalina berharap upaya cegah tangkal ini dapat memutus rantai penyebaran varian baru virus corona termasuk AY.4.2.

"Bagaimana varian-varian baru ini tidak masuk antar negara maka yang harus dilakukan untuk menjaga pintu-pintu masuk kita dengan prosedur yang saat ini dilakukan yaitu 3 kali testing, satu kali tes di negara asal, kemudian dua kali entry dan exit di Indonesia, tetapi diantaranya ada masa karantina itu yang terpenting," jelasnya.

Diketahui, pemerintah memperbarui aturan karantina bagi pelaku perjalanan internasional.

Varian AY.4.2 yang disebut-sebut sebagai turuan varian Delta ini belum terdeteksi di Indonesia.

Menurutnya, baik varian Delta maupun Delta Plus memiliki reproduktif number yang lebih tinggi dibanding varian-varian lainnya antara 6 sampai dengan 8.

"Jadi salah satu kasus itu bisa menularkan ke 6 sampai 8 orang dan bisa menyebar dengan cepat," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved