Virus Corona

Beruntung Memiliki Golongan Darah O, Kuat Terhadap Virus Corona, Yang Lainnya Mudah Kena Covid-19

Para dokter yang terlibat dalam penelitian ini kemudian mengklaim bahwa 'pasien laki-laki yang memiliki golongan darah B lebih rentan terhadap Covid

Editor: Hendra
pixabay/200degrees
Ilustrasi golongan darah manusia 

POSBELITUNG.CO, NEW DELHI - Hasil penelitian sebuah rumah sakit di India mengejutkan publik.

Penelitian tersebut terkait hubungan darah manusia dengan infeksi virus corona.

Penelitian tersebut menemukan orang dengan  golongan darah A, B, dan Rhesus positif (Rh+) 'lebih rentan' terinfeksi virus corona ( Covid-19).

Sebaliknya dengan orang yang memiliki golongan darah O, AB, dan Rhesus negatif (Rh-).

Baca juga: Virus Omicron Varian Baru Covid-19, Namanya Dikaitkan dengan Komunis, WHO Dikritik Takut Xi Jinping

Golongan darah ini kurang rentan terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-Cov-2 itu.

Meskipun mengklaim orang dengan golongan darah tertentu lebih rentan terinfeksi Covid-19, penelitian tersebut menambahkan bahwa 'tidak ada hubungannya' antara golongan darah dan 'kerentanan terhadap keparahan penyakit serta kematian'.

Dikutip dari laman Sputnik News, Rabu (1/12/2021), penelitian ini dilakukan oleh Departemen Penelitian dan Pengobatan Transfusi Darah di Rumah Sakit Sir Ganga Ram di New Delhi, India.

Selama masa penelitian, sebanyak 2.586 pasien positif Covid-19 telah diuji melalui tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 8 April hingga 4 Oktober 2020.

Penelitian ini diterbitkan dalam 'Frontiers in Cellular and Infection Microbiology' edisi 21 November 2021, sebuah jurnal peer-review berbasis di Swiss yang menerbitkan penelitian tentang 'mikroorganisme patogen dan interaksinya dengan inangnya'.

Baca juga: Preman Kampung Sok Jagoan Keok, Ngamuk Tak Bisa Ngapel Janda Muda, Tewas Digebuki Warga Sekampung

Para dokter yang terlibat dalam penelitian ini kemudian mengklaim bahwa 'pasien laki-laki yang memiliki  golongan darah B lebih rentan terhadap Covid-19 dibandingkan pasien perempuan dengan  golongan darah yang sama'.

"Penelitian kami juga menemukan bahwa  golongan darah A dan Rh+ dikaitkan dengan penurunan masa pemulihan, sedangkan  golongan darah O dan Rh- dikaitkan dengan peningkatan masa pemulihan," kata rekan penulis dan Kepala Departemen Transfusi Darah di Rumah Sakit Sir Ganga Ram, Dr Vivek Ranjan.

Namun, kata dia, golongan darah A, B, O atau Rh kemungkinan tidak bertanggung jawab pada hubungan ini.

"Karena ini mungkin mengindikasikan faktor mendasar yang belum ditelusuri seperti komorbiditas. Oleh karena itu, diperlukan studi yang lebih besar, multisenter, dan prospektif untuk memastikan hubungan antara  golongan darah dan SARS-CoV-2," tegas Dr Ranjan.

Ia menyampaikan bahwa semua pasien yang merupakan bagian dari upaya penelitian merupakan warga India.

Baca juga: Pengantin Baru Tak Sempat Malam Pertama, Bella Luna Ceraikan Suami, Nikah 8 Jam Dimahar Rp2 Miliar

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved