BRGM Libatkan Masyarakat dalam Proses Percepatan Rehabilitasi Mangrove
BRGM melibatkan partisipasi masyarakat sebagai upaya sosialisasi, edukasi, dan revitalisasi mata pencaharian melalui kegiatan SLMM.
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara | Editor: Mikhael Gewati
“Pendapatan dari penanaman mangrove ini sangat membantu saya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Harapannya kegiatan ini dapat terus dikembangkan BRGM,” ujar Asnawi.
Ketua kelompok masyarakat Hkm Gempita Maliki menambahkan, kegiatan penanaman mangrove selama pandemi Covid-19 sangat membantu perekonomian masyarakat.
“Saya berharap ke depannya BRGM dapat mengembangkan program SLMM dan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM), selain kegiatan penanaman mangrove,” ujarnya.
Kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu sektor padat karya yang didukung pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program ini bertujuan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan BRGM bersama dengan KLHK dalam program PEN diharapkan dapat membawa manfaat dalam menyerap dan menyimpan karbon, tempat perkembangbiakan satwa, dan pencegahan abrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lokasi-pusat-restorasi-mangrove-prm-di-bangka-tengah.jpg)