Pos Belitung Hari Ini
Ferdy Sambo Lawan Vonis Etik, Ajukan Banding Atas Putusan PTDH
Adapun terkait banding yang diajukan Sambo, Dedi menyebut sidang banding nantinya akan dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.
Dedi mengatakan, pengakuan tersebut menandakan bahwa dugaan pelanggaran etik Sambo telah diakui benar adanya. Di antaranya, rekayasa kasus, penghilangan barang bukti, hingga menghalangi proses penyidikan atau obstruction of justice.
"Artinya, perbuatan tersebut betul adanya mulai dari merekayasa kasusnya kemudian menghilangkan barang buktinya dan juga menghalang-halangi dalam proses penyidikan," jelasnya
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa 15 saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut dibagi menjadi tiga klaster. Adapun klaster pertama, terdiri dari tiga orang yang terkait dengan peristiwa penembakan Brigadir J di rumah dinas Sambo. Ketiga saksi itu merupakan Bharada E, Bripka RR, dan KM.
Sedangkan klaster kedua adalah klater terkait masalah perintangan penyidikan yang berjumlah 5 orang. Kelima saksi ini merupakan Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali, Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, dan Kombes Budhi Herdi.
"Klaster kedua adalah klaster terkait masalah obstruction of justice. Berupa ketidakprofesionalan dalam olah TKP, ada lima orang," jelasnya.
Selanjutnya, kata dia, klaster saksi ketiga berkaitan dengan obstruction of justice berupa perusakan atau penghilangan alat bukti CCTV. Mereka adalah AKBP Ridwan Soplanit, AKBP Arif Rahman, AKBP Arif Cahya, Kompol Chuk Putranto, dan AKP Rifaizal Samual.
"Tim ini masih bekerja dengan masih punya 34 terduga pelanggar. Ini juga masih berproses dalam waktu 30 hari ke depan timsus bersama Propam juga akan terus secara maraton menggelar sidang tersebut," katanya.
Putri Berpakaian Serba Hitam
Tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi tiba di gedung Bareskrim Polri, Jumat (26/8/2022) siang. Kedatangannya tidak ada yang mengetahui.
Namun menurut informasi sumber di Mabes Polri, Putri masuk melalui pintu belakang gedung Bareskrim Polri dengan berpakaian serba hitam dari ujung kepala hingga ujung kaki. Istri dari Ferdy Sambo itu tiba sekira pukul 10:48 WIB.
Awak media sempat mengejar mobil Innova berplat nomor B 1284 IR berwarna hitam yang diduga ada Putri di dalamnya. Namun mobil tersebut terus menghindar dari kejaran awak media. Kedatangan Putri Candrawathi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Dirtipidum Mabes Polri Brigjen pol Andi Rian.
"Sudah (tiba di Bareskrim Polri, red)," kata singkat Andi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (26/8/2022).
Hanya saja, Andi tidak membeberkan secara pasti terkait proses pemeriksaan Putri Candrawathi saat ini. Sebab, saat ini Putri Candrawathi masih menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum pemeriksaan," ucap Andi.
Kedatangan Putri Candrawathi juga dikonfirmasi oleh tim kuasa hukum, yakni Arman Hanis. Arman memastikan kalau saat ini sang klien sudah berada di dalam gedung Bareskrim Polri dan tengah menjalani pemeriksaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/25082022-irjen-ferdy-sambo-hadir-di-ruang-sidang.jpg)