Berita Pangkalpinag

Wali Kota Pangkalpinang Soroti Dugaan Pelajar Open BO, Begini Pesannya buat Para Orang Tua

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyoroti adanya dugaan siswi SMPdan SMP di Pangkalpinang yang terindikasi membuka layanan open booking.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (tengah), saat diwawancarai di Puskesmas Pasir Putih, Pangkalpinang, Jumat (11/2/2022). 

POSBELITUNG.CO --  Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyoroti adanya dugaan siswi sekolah menengah pertama (SMP) sampai sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Pangkalpinang yang terindikasi membuka layanan open booking order alias ‘ Open BO’ atau pemesanan dan penawaran terbuka prostitusi online.

Dia mengingatkan para orang tua atau walimurid  untuk tidak terlalu ‘saklek’ atau atau keras kepala terhadap pendirian kepada anak-anak mereka.

Menurut Molenseharusnya seorang orangtua harus bisa menempatkan diri, bahkan menjadi teman bagi anak-anak mereka.

“Jadikan anak teman, jangan juga jadi terlalu saklek dengan anak,” kata Maulan kepada Bangkapos.com, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang Puji Kedisiplinan Anggota Pramuka, Bentuk Sumber Daya Manusia Berkarakter

Baca juga: Ramida Sebut Kaum Perempuan Memiliki Kapasitas yang Sama dengan Laki-laki, Bisa Jadi Pemimpin

Maulan Aklil menegaskan, setiap orang tua harus selalu dekat dengan anak-anaknya.

Caranya menurut sosok yang akrab disapa Molen itu dengan menjadi sahabat bagi anak-anak.

Di mana di dalam keluarga hal itu dinilai tidak bermasalah.

Para orang tua harus bisa mengajarkan nilai agama, etika dan sebagainya kepada anak-anaknya.

Setiap anggota keluarga sebaiknya bersatu padu dalam membangun keluarga.

Bahkan kalau ada masalah bisa dibahas dalam keluarga. Sebab, setiap anggota keluarga harus bisa berkomunikasi dengan baik.

“Ini biar mereka (anak) menjadi teman kita, curhatnya ke kita bukan ke orang lain,” sebut Molen.

Di sisi lain ungkap dia, para orang tua harus memperketat pengawasan kepada anak-anak mereka.

Terutama dengan selalu rajin melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap gawai anak masing-masing.

Kondisi saat ini dirasa sudah berbeda dengan 10 tahun yang lalu.

Baca juga: Hati-hati ! Ruas Jalan di Sukamandi Tergenang Air Sedalam 30 Centimeter

Baca juga: Pantai Terbaik di Belitung yang Wajib Dikunjungi, Pesonanya Tak Kalah dengan Bali

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved