DPR Obok-Obok Mahkamah Konstitusi, Seenaknya Copot Hakim Aswanto Gegara Kepentingan Tak Diakomodir

Hakim MK dicopot saat rapat Paripurga gara-gara tak bisa mengakomodir keinginan dan kepentingan DPR RI

Editor: Hendra
(CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Aswanto, dicopot oleh DPR RI dari jabatannya. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, -- Mahkamah Konstitusi atau MK saat ini sedang diobok-obok oleh DPR RI.

Seorang hakim MK bernama Aswanto mendadak dicopot dari jabatannya saat rapat paripurna DPR RI, Kamis (29/9/2022).

Pencopotan Aswanto dari jabatan sebagai Hakim MK ini ditengarai karena ia tidak bisa mengakomodir kepentingan DPR RI.

"Tentu mengecewakan dong. Ya gimana kalau produk-produk DPR dianulir sendiri oleh dia, dia wakilnya dari DPR. Kan gitu toh," kata Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Ketua Komisi III DPR RI sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, Pacul menilai Aswanto tidak memiliki komitmen dengan DPR.

Dengan demikian, kata Pacul, DPR memutuskan untuk mencopot Aswanto dari hakim konstitusi.

"Dasarnya Anda tidak komitmen. Enggak komit dengan kita. Ya mohon maaflah ketika kita punya hak, dipakailah," kata Pacul.

Setelah Aswanto dicopot dalam rapat Paripurna itu juga digantikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK Guntur Hamzah.

Mahkamah Konstitusi Diobok-Obok DPR

Pencopotan Aswanto ini mengundang reaksi dari Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Feri Amsari.

Ia menilai pencopotan Aswanto sebagai Hakim MK ini bukti bahwa DPR RI tengah mengotak-atik atau mengobok-obok lembaga hukum yakni Mahkamah Konstitusi.

"Harus jadi catatan penting ini bahwa DPR coba mengobok-obok Mahkamah Konstitusi untuk menjalankan kepentingan politik mereka," kata Feri saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/10/2022).

Feri berpandangan, sejumlah alasan Komisi III DPR memberhentikan Aswanto adalah salah kaprah.

Dalam pertimbangannya, DPR mengaku memberhentikan Aswanto yang belum habis masa jabatannya itu karena telah membatalkan produk undang-undang yang disahkan DPR.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved