Hadiri Perayaan Natal PGID Pangkalpinang, Molen: Kebersamaan Adalah Nomor Satu
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menegaskan, dirinya sebagai kepala daerah siap menjamin tak akan ada konflik SARA.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Perayaan sendiri dilakukan secara besar-besaran di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang dan Alun-alun Taman Merdeka. Kedua aset tersebut menurut Molen, merupakan milik masyarakat Kota Pangkalpinang.
“Ayo boleh alun-alun, rumah dinas itu punya semua, yang mau merayakan Natal, merayakan Imlek semua boleh kok. Kami tunggu panitianya,” pungkas Molen.
Wali Kota Dekat Dengan Warga
Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pendeta Sanema menyebut, di Pangkalpinang sendiri terdapat 49 gereja. Tentunya ini memerlukan upaya yang sangat besar untuk saling menjaga.
“Tetapi saya percaya, Pak walikota sangat dekat dengan warga,” kata Sanema.
Sanema memaparkan, berdasarkan prediksi tahun 2023 mendatang memang akan gelap. Namun apabila setiap umat Kristiani melekat, mengasihi dan mencintai Tuhan lebih dari segalanya. Maka di tengah kegelapan dunia, Tuhan akan memberikan jalan lain bagi umatnya.
Memasuki tahun politik, saat ini sudah ada beberapa partai politik yang mewakili umat Kristiani yang ada di pusat, provinsi maupun juga di Kota Pangkalpinang. Oleh karena itu ia yakin, jika seseorang memberikan dengan tulus untuk kemuliaan, apa yang dirinya perbuat pasti akan berhasil.
“Sekalipun kita berbeda namun kita tetap satu. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi sekali lagi kita adalah satu di dalam Tuhan, satu menjadi warga Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20221203_Wali-Kota-Pangkalpinang-Molen-Hadiri-Perayaan-Natal.jpg)