berita pangkalpinang

Molen Minta DMI Terus BerInovasi  Mengikuti Perkembangan Zaman, Ini Alasannya

Molen mengungkapkan selama dua tahun kehadiran DMI memang semakin terkenal. Hal ini tak terlepas dari inovasi yang dilakukan.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Ist/Prokopim Iwan
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat membuka rapat kerja PD DMI di Ruang OR Gedung Tudung Saji Kantor Wali Kota setempat, Sabtu (21/1/2023). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA – Wali Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Maulan Aklil  minta jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman serta agar program yang berjalan tidak stagnan.

Maulan Aklil mengatakan, setelah hampir dua tahun terakhir dari 167 Masjid dan Musala sudah sebanyak 83 Masjid yang kunjungi. Ini untuk melakukan program Gerakan Bangun Subuh Warga Pangkalpinang atau akronim Gerbang Surga PGK.

“Ke depannya saya berharap ada inovasi baru lagi agar variasi. Ini dilakukan agar tidak bosan masyarakat di lapangan, karena masjid hampir 60-70 persen sudah semua kita datangi,” kaya dia kepada Bangkapos.com usai membuka Rapat Kerja PD DMI di Ruang OR Gedung Tudung Saji Kantor Wali Kota setempat, Sabtu (21/1/2023).

Molen sapaan akrabnya mengungkapkan, selama dua tahun kehadiran DMI memang semakin terkenal. Hal ini tak terlepas dari inovasi yang dilakukan.

DMI sendiri dinilai sudah sangat membantu pemerintah dalam kegiatan penguatan umat. Oleh sebab itu, ke depan penguatan akan dilakukan dengan cara yang lebih bervariasi lagi.

Satu di antaranya dengan menghadirkan perwakilan lima orang dari setiap perangkat daerah saat kegiatan Gerbang Surga PGK. Mereka dihadirkan untuk mendengar sekaligus berdialog apa menjadi keluhan dari masyarakat. Bukan hanya di bidang keagamaan, tetapi juga sosial budaya dan politik.

“Baik masalah air, listrik, lampu jalan, drainase segala macam. Kebosanan selama dua tahun terakhir ini sudah mulai terlihat, harus ada variasi biar lebih menarik inovasi seperti itu,” jelas Molen.

Diakui politisi PDI-P ini, sejauh ini program dari DMI banyak menimbulkan kesejukan. Bahkan sekarang ini rasanya asyik dengan hadirnya DMI dalam mensyiarkan agama Islam. Maka dari itu pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan untuk dapat bersama-sama berinovasi.

Terlebih pada awal tahun 2023 ini gaji para marbot Masjid telah dinaikkan. Dari yang semula Rp150 ribu per orang per bulan, kini naik menjadi Rp300 ribu per bulan. Tentunya ini harus diiringi dengan inovasi yang dilakukan oleh para marbot.

“Inovasi-inovasi lain juga kita tunggu agar terus muncul dan timbul. Jangan hilang, jangan semakin menurun. Kita terus melakukan inovasi baru dengan menambah gaya-gaya yang baru,” ungkapnya.

Kendati demikian kata Molen, dirinya sendiri selama menjadi kepala daerah ingin berguna bagi masyarakat. Sebab, masih banyak pekerjaan yang harus dirinya selesaikan. Ia juga turut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DMI. Dengan menyumbangkan bantuan ke masjid-masjid.

“Percuma saya diangkat menjadi wali kota, kalau tidak berguna dan tidak bisa berbuat untuk kita umat Islam,” kata Molen.

Sementara itu, Ketua DMI Kota Pangkalpinang, Johan berujar, digelarnya rapat kerja ini untuk meningkatkan tali silaturahmi antar anggota. Juga sebagai bahan evaluasi setiap anggota DMI.

Pihaknya tak mau, setiap orang masuk DMI hanya untuk gaya-gayaan saja. Serta hanya merasa setengah hati dalam menjalankan pekerjaannya menjadi anggota DMI.

“Alhamdulillah kita melakukan rapat koordinasi seperti saat ini, karena kita tidak mau menjadi anggota DMI untuk gaya-gayaan saja,” ujar Johan.

Johan menegaskan, para anggota yang tergabung dalam DMI sendiri banyak memiliki latar belakang. Mulai dari organisasi masyarakat, hingga budaya. Dengan begitu, kondisi ini dapat mempermudah DMI dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat Pangkalpinang yang heterogen.

“Kami juga sudah berkomitmen dan bermufakat bila pak wali kota sudah berhenti masa jabatannya akan kami angkat menjadi dewan pakar DMI,” katanya.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved