Profil Tokoh
Biodata Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc, Kiai Visioner Besarkan Indonesia Lewat Ilmu yang Dimiliki
Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA merupakan kiai yang visioner, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia Periode 2021-2025
Acara dilanjutkan pada pembacaan dan penandatanganan Ikrar oleh Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia.
Ketua Umum YPIA Drs H Sobirin turut menyampaikan selamat serta ucapan terima kasih atas usaha keras yang dilakukan rektor terpilih terkait capaian prestasi yang telah diraih.
Sementara Ketua LLDIKTI III, Prof Dr Agus Setyo Budi, MSc menyampaikan sambutannya kepada mitra-mitra Universitas Al-Azhar Indonesia seperti Fujian Normal University (FNU), Ketua Forum Rektor Indonesia, Rektor IPB University, dan Menteri BUMN/ Dirut Pupuk Indonesia.
"Semoga dengan terlaksana pelantikan ini semakin mendorong perubahan pendidikan dan teknologi pengadaptasian di lingkungan Universitas Al-Azhar Indonesia, serta dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang kaya akan pengetahuan dan informasi di masa yang akan datang," tegasnya.
Versi Tribunners/Citizen Journalism
Menurut KH Imam Jazuli, Lc, MA, dikutip pada Laman Tribunners (Tribunnews.com) disebutkan, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA merupakan kiai yang visioner.
Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA adalah sosok Kiai NU yang kharismatik.
Ia adalah pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, baik di Surabaya maupun Amanatul Ummah Pacet yang fenomenal itu.
Kiai Asep membangun pondok yang begitu megah, sekolah unggulan dan universitas.
Ia juga perintis Sekolah Gratis Hikmatul Amanah di Desa Bendungan Jati bagi 1.000 anak dari sekitar desa itu. Kemudian ratusan beasiswa juga diberikan setiap tahunnya kepada kader-kader NU.
Selain itu, Kiai Asep juga menghidupkan kembali Persatuan Guru Nahdladul Ulama (Pergunu) sebagai Badan Otonom (Banom) NU yang puluhan tahun mati suri.
Ia juga memberikan beasiswa pula kepada para guru anggotanya. Tidak sampai 10 tahun berdiri, santrinya lebih dari 10,000, dengan jumlah guru dan dosennya sekitar 800 orang.
Kiai Asep, dalam banyak kesempatan juga mengatakan bahwa, tidak ada cara lain yang paling efektif untuk mengembalikan zaman keemasan Islam seperti pada pemerintahan Harun ar Rasyid dan khalifah Al Makmun pada Dinasti Abbasiyah, selain dendgan cara meningkatkan kualitas pendidikan.
Pada masa itu Islam sedang ada pada masa Golden Age, itu dijadikan sebagai pertanda kemajuan ilmu pengetahuan di dunia.
Beruntunglah Pesantren Amanatul Ummat punya pengasuh seperti Kiai Asep. Latar belakangnya pendidikannhya komplit, meskipun anak seorang kiai besar dan dikenal sebagai satu di antara pendiri NU, nyatanya KH Abdul Chalim mempersilahkan anak sulungnya ini mengenyam pendidikan umum.
Keberhasilan Kiai Asep dalam banyak bidang, terutama bidang pendidikan dan pesantren, selain tentu karena kegigihan dan keuletannya, syahdan karena 'sawab" sang ayah. (Posbelitung.co/*/Tribunnews.com/Eko Sutriyanto/Vincentius Jyestha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230228-Prof-Dr-Ir-Asep-Saefuddin-MSc-Rektor-Universitas-Al-Azhar-Indonesia-UAI.jpg)