Teknologi

Warga Bangka Belitung Ciptakan Pupuk Hoak Bahan Daun Krokot, 1 Kg Setara 1 Ton Pupuk Kimia

pupuk itu dinamakan pupuk hoak karena 1 kilogram pupuk cair semiorganik tersebut manfaatnya setara dengan 1 ton pupuk kimia

Penulis: Suhendri CC | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Edwardi
PUPUK CAIR SEMIORGANIK - Sarjiman dan Toni dari Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, membuat pupuk cair semiorganik yang dinamakan pupuk hoak dalam Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) di halaman kantor DPMD Kabupaten Bangka, Senin (13/3/2023). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Namanya pupuk hoak, terlalu asing di telinga masyarakat Bangka Belitung.

Pupuk cair semiorganik ini baru dikenal setelah diperkenalkan dua warga Bangka Belitung dalam acara Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) di Kabupaten Bangka, Senin (13/3/2023) lalu.

Sarjiman dan Toni adalah penemu pupuk hoak itu.

Anggota Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu mengandalkan pupuk cair semiorganik hasil temuan mereka dalam Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangka di halaman kantor DPMD setempat, Senin (13/3/2023).

Pupuk cair semiorganik tersebut oleh Sarjiman dan Toni dinamakan pupuk hoak.

Sarjiman mengungkapkan pupuk itu dinamakan pupuk hoak karena dalam 1 kilogram pupuk cair semiorganik tersebut manfaatnya setara dengan 1 ton pupuk kimia.

Lantaran manfaatnya yang cukup besar itu, jelas Sarjiman, banyak orang tidak percaya atas keunggulan pupuk tersebut.

Berdasarkan kenyataan itu, mereka kemudian menamakan pupuk itu pupuk hoak.

"Biarlah orang lain tidak percaya dengan pupuk ini, tetapi kami sudah membuktikan sendiri keunggulannya karena kami adalah petani yang langsung menggunakan untuk berkebun berbagai macam jenis tanaman," kata Sarjiman didampingi rekannya, Toni.

PUPUK CAIR SEMIORGANIK - Sarjiman dan Toni dari Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, membuat pupuk cair semiorganik yang dinamakan pupuk hoak dalam Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) di halaman kantor DPMD Kabupaten Bangka, Senin (13/3/2023).
PUPUK CAIR SEMIORGANIK - Sarjiman dan Toni dari Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, membuat pupuk cair semiorganik yang dinamakan pupuk hoak dalam Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) di halaman kantor DPMD Kabupaten Bangka, Senin (13/3/2023). (Bangkapos.com/Edwardi)

Sarjiman menjelaskan dalam 1 liter pupuk hoak bisa dicampur dengan 15 liter air.

Kemudian disiramkan ke akar tanaman dan manfaatnya bisa membuat tanaman tumbuh subur.

Selain itu, pupuk hoak ini bisa pula disemprotkan ke daun tanaman dalam dosis cukup 250 ml dan dicampur 15 liter air.

"Jadi pupuknya masuk lewat daun tanaman," jelasnya.

Bahan baku untuk membuat pupuk hoak cukup mudah.

Sarjiman dan Toni mengandalkan bahan baku daun krokot.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved