Berita Bangka Selatan

Dialog Pertambangan Alot, Nelayan Bangka Selatan Keluar Ruangan

Peserta yang hadir dari kalangan nelayan memprotes kebijakan PT Timah dalam penentuan wilayah pertambangan timah.

|
Penulis: Cepi Marlianto |
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Ratusan massa aksi nelayan saat mendatangi Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (30/5/2023). Mereka mendatangi kantor bupati untuk mengikuti audiensi terbuka yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. 

Maka dari itu pihaknya menyerahkan permasalahan ini ke Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan. Baik tindak lanjut atas penolakan aktivitas pertambangan timah yang ada di perairan Toboali. Pasalnya, nelayan sudah lima kali mengalah dengan penambang. Terkait adanya aktivitas pertambangan di perairan Bangka Selatan.

“Kami pastikan berizin atau tidak berizin, legal atau ilegal kami tetap menolak. Selanjutnya kami serahkan ke Forkopimda. Tetapi kami masih menunggu tindak lanjut mereka,” pungkas Joni Zuhri. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto).

Caption: Suasana audiensi terbuka antara nelayan dan PT Timah di Ruang Pertemuan Bupati Bangka Selatan, Selasa (30/5/2023). Audiensi itu digelar untuk menyelesaikan permasalahan penolakan aktivitas pertambangan timah di perairan Batu perahu. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved