Berita Bangka Selatan

Kebakaran Terjadi Lima Kali Sehari, Damkar Bangka Selatan Berjibaku Padamkan Api

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bangka Selatan terjadi setiap hari. Jumlahnya pun terus meningkat.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah anggota petugas pemadam kebakaran dari pemerintah Kabupaten Bangka Selatan saat berjibaku menjinakkan api yang membakar 15 hektar lahan di kawasan GOR Kabupaten Bangka Selatan, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kamis (14/9/2023). 

Begitu pula bagi para perokok, agar tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. Karena hal itu dapat mengakibatkan kebakaran lahan maupun hutan di tengah musim kemarau.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," pungkasnya.

66 karhutla

Damkar Bangka Tengah juga mencatat jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sepanjang tahun 2023. 

Diketahui, peristiwa karhutla di Kabupaten Bangka Tengah memang cukup intens terjadi dan bahkan ada yang hampir setiap hari akibat dampak musim kemarau.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Bangka Tengah, Arry Purnama, mengatakan, hingga bulan September 2023 ini sudah terjadi sebanyak 66 kasus karhutla

"Musim panas sejak Januari hingga September 2023 ini memang telah memicu kebakaran di sejumlah wilayah di Bangka Tengah," ucap Arry, Kamis (14/9/2023).

Menurutnya, kawasan yang paling parah rentan terjadinya kebakaran yakni lahan gambut yang berlokasi di Desa Penyak dan Pal Empat serta kawasan Tanjung Koba. 

"Di Desa Penyak dan Pal Empat itu paling parah kebakarannya, kemaren saja hampir setiap hari terjadi," jelasnya.

Mencegah hal itu, hingga saat ini pihaknya rutin melakukan pencegahan serta sosialisasi masif ke daerah yang rawan kebakaran. 

Arry berujar, pihaknya sudah melakukan pencegahan serta sosialisasi masif ke daerah yang rawan kebakaran.

"Tugas kita menyosialisasikan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini dilakukan untuk menghindar dampak dan kerugian yang ada nantinya," ujarnya.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman juga telah menyampaikan hal ini agar bisa saling mengingatkan di kondisi cuaca ekstrem saat ini. "

Yang merokok, jangan buang puntung rokok sembarangan, yang bakar sampah terus diawasi. Pokoknya harus tetap waspada," tuturnya. 

Hanguskan 15 hektare hutan

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved