Berita Bangka Selatan

Kebakaran Terjadi Lima Kali Sehari, Damkar Bangka Selatan Berjibaku Padamkan Api

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bangka Selatan terjadi setiap hari. Jumlahnya pun terus meningkat.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah anggota petugas pemadam kebakaran dari pemerintah Kabupaten Bangka Selatan saat berjibaku menjinakkan api yang membakar 15 hektar lahan di kawasan GOR Kabupaten Bangka Selatan, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kamis (14/9/2023). 

Api kembali membakar kawasan hutan sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (14/9/2023) siang. Setidaknya hutan dan kebun milik warga seluas kurang lebih 15 hektare ludes di lalap api.

Kasi Penanggulangan Bencana, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Selatan, Wardi Zoel Hatif mengungkapkan, kebakaran hutan dan lahan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Petugas mendapati peristiwa kebakaran setelah menerima informasi dari masyarakat. Saat itu api sudah mulai membesar di dalam kebun warga. "Informasi kebakaran kami terima dari laporan masyarakat. Kebakaran dimulai dari belakang GOR," kata Wardi.

Wardi memaparkan, saat memadamkan api petugas sempat mengalami kendala lantaran akses jalan yang sempit. Di mana lokasi kebakaran berada di dalam kebun milik warga dan tidak ada jalan menuju ke sana. Sehingga mengakibatkan mobil pemadam kebakaran sulit menjangkau titik api.

Sampai akhirnya petugas dibantu oleh masyarakat sekitar memadamkan api dengan alat seadanya. Hingga diputuskan mobil pemadam kebakaran menerobos masuk melewati jalan setapak yang sempit. "Pertama terkendala akses jalan, mobil tidak bisa masuk. Jadi kita memadamkan manual dibantu warga dan aparat kepolisian," beber Wardi.

Tak berhenti di situ lanjut dia, setelah satu titik api berhasil dipadamkan, ternyata percikan turut merembet ke lahan sekitarnya. Sehingga mengakibatkan kebun sawit milik warga turut terbakar. 

Tiupan angin yang kencang turut membawa percikan api terus melebar.

"Armada kita persiapkan dua unit, karena mobil kemarin yang terbalik belum ini belum bisa digunakan. Kita juga kekurangan kelengkapan alat pelindung diri, mulai dari sepatu, pakaian, helm hingga alat komunikasi," jelasnya.

  (Posbelitng.co/u1/u2)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved