Berita Pangkalpinang

Harga Ikan Naik Hingga 15 Ribu Sekilo

Harga jual ikan air laut di Pasar Pangkalpinang terus melambung. Kenaikan harga ikan ini disebabkan karena faktor cuaca.

Penulis: Rusaidah |
Bangka Pos/Sela Agustika
Penjual ikan sedang merapikan berbagai jenis ikan yang akan dijual. 

POSBELITUNG.CO - Harga jual ikan air laut di Pasar Pangkalpinang terus melambung. Kenaikan harga ikan ini disebabkan karena faktor cuaca yakni angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Pulau Bangka sehingga mengakibatkan para nelayan kesulitan melaut.

Harga ikan ini mengalami kenaikan sejak satu bulan terakhir. Kenaikan harga pun berkisar Rp6.000 hingga Rp15 ribu per kilogram.

"Kalau ikan sekarang lagi mahal. Harga jual kerisi sendiri sekarang Rp80 ribu per kilo, hapau Rp70 ribu sekilo. Harga ini sudah berlangsung dua minggu terakhir. Tapi sebelumnya seperti hapau ini sudah bertahap naik dari Rp60 ribu lalu ke Rp65 dan sekarang Rp70 ribu sekilo," ucap Penjual Ikan di Pasar Pangkalpinang, Tian kepada Bangka Pos Group, Selasa (19/9).

Dia menyebut, naiknya harga ikan ini cenderung terhadap hasil tangkapan laut yang didapatkan para nelayan.

Tak hanya itu kata Tian, daya beli masyarakat juga turun, terlebih karena faktor ekonomi saat ini.

"Kalau musim angin kencang ini para nelayan yang melaut juga tidak banyak, jadi ikan ini mahal. Ditambah lagi biasanya kalau harga BBM naik karena para nelayan ini menggunakan BBM jadi ada juga dampaknya," ucapnya.

Sama dengan Andi yang mengaku tingginya harga jual ikan ini ikut mempengaruhi daya beli masyarakat, terlebih harga ikan yang naik drastis dari biasanya.

"Harga ikan ini tinggi terjadi kurang lebih satu bulan terakhir. Karena para nelayan susah kondisi angin kencang jadi tidak berani melaut," ujar Andi.

Kenaikan harga hasil tangkapan laut juga terjadi di Pasar Higienis Pangkalpinang. Beberapa jenis ikan mengalami harga yang signifikan. Seperti ikan ciu dijual Rp45 ribu per kilogra, ikan tenggiri Rp100 ribu per kilogram serta ikan kembung Rp45 ribu per kilogram.

"Harga ikan kadang naik, kadang turun. Kalau sekarang harga ikan lagi tinggi karena nelayan yang melaut berkurang karena pengaruh angin kencang," kata Dani, Penjual Ikan.

Ia menuturkan, selain ikan, harga udang pun masih tinggi rata-rata dijual Rp100 ribuan per kilogram.

"Kalau sekarang daya beli ikan dan udang masih tinggi, hanya saja mengurangi porsi ikan dan udang yang dibeli. Kalau sebelumnya, bisa beli sekilo namun sekarang dibatasi menjadi setengah kilo atau beli per ons," paparnya.

Ia tidak bisa memastikan kapan harga ikan dan udang ini berlangsung normal karena tergantung dengan cuaca.

"Tidak tahu kapan normal, kita jual ikan dan udang ini ambilnya sudah harga tinggi. Jadi jualnya juga sedikit tinggi, untungnya tipis. Tidak berani kita jual dengan harga tinggi nanti tidak ada yang beli," tambahnya. (posbelitung.co)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved