Pos Belitung Hari Ini
Buaya Dua Meter Satroni Rumah Warga di Kota Pangkalpinang, Mak, Ada Buaya!
Seekor buaya muara sepanjang sekitar 2 meter menyatroni dan sempat berdiam sesaat di teras rumah panggung milik Leha di pinggiran Sungai Pangkalarang.
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Ketakutan masih menyelimuti wajah Leha (32). Suara dan napasnya tak beraturan saat peristiwa yang baru dialami.
Jumat (3/11/2023) siang, sekitar pukul 13.00 WIB, Leha dan keluarganya diteror sesosok ‘tamu tak diundang’ yang tak biasa.
Seekor buaya muara sepanjang sekitar 2 meter menyatroni dan sempat berdiam sesaat di teras rumah panggung milik Leha di pinggiran Sungai Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.
Walaupun kejadian hanya sesaat, tak urung membuat Leha trauma. Apalagi dia menyaksikan langsung kedatangan binatang buas itu.
Kini Leha menjadi waswas, dia merasa keselamatan keluarganya terancam.
Ditemui Bangka Pos Group, Jumat (3/11/2023) petang di kediamannya di kawasan Pangkalarang atau biasa disebut Ujung Bugis, Leha menceritakan kemunculan buaya pertama kali diketahui oleh kedua anaknya Dani (6) dan Sardi (10).
“Waktu itu anak saya Dani dan Sardi hendak keluar rumah mau jajan ke toko. Untuk sampai ke toko, mereka harus menyeberangi jembatan kayu kecil yang menghubungkan antara satu rumah ke rumah lainnya, karena rumah warga di sini di atas sungai,” ujar Leha yang sesekali menarik napas panjang berusaha tenang.
Leha mengungkapkan, saat menyeberangi jembatan, anaknya yang kecil Dani melihat penampakan seekor buaya yang mengendap-endap di permukaan air di bawah jembatan dekat rumah mereka.
Dani pun langsung memberitahukan kakaknya Sardi. Kemudian keduanya bergegas lari menjauh, lalu memberitakukan ibunya yang sedang di rumah tetangga.
“Anakku berteriak, mak ada buaya! Aku tanya di mana, karena biasanya buaya muncul di sekitar drum, ternyata sudah di dekat tangga rumah,” ucap Leha dengan suara agak bergetar.
Kata Leha saat kejadian rumahnya dalam keadaan kosong, karena dia sedang di rumah tetangga dan suaminya sedang melaut.
Lanjut Leha, buaya itu sempat berjalan di teras rumahnya sebelum akhirnya kembali turun ke sungai dan menghilang.
“Saya dan warga enggak berani mendekat. Kita hanya menyaksikan dari jauh saja, sampai buaya itu kabur,” ucapnya
Ia menyebutkan warga di kawasan Pangkalarang sudah terbiasa melihat kemunculan buaya, terkadang malah warga berkumpul menyaksikan meskipun tidak berani dekat-dekat.
“Di sekitar sini memang sering sekali muncul buaya terutama pada saat air pasang, tapi kemunculannya sebatas di perairan laut saja, tidak sampai ke darat,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20231104-Pos-Belitung-Hari-Ini-Sabtu-4-November-2023.jpg)