Wanita Tiongkok ini Takut Tak Menikah, Nekat Cari Calon Suami yang Baru Cerai di Kantor Urusan Sipil

Wanita itu berkata terus terang bahwa dirinya siap menggantikan posisi mantan istrinya. Kamu lajang dan saya lajang, mengapa kita tidak menjadi ...

Sanook.com
Wanita Tiongkok ini Takut Tak Menikah, Nekat Cari Calon Suami yang Baru Cerai di Kantor Urusan Sipil 

POSBELITUNG.CO -- Seorang wanita berusia 36 tahun di Tiongkok ini terinspirasi seorang pria lajang menunggu wanita yang baru saja bercerai di luar pintu Biro Urusan Sipil untuk mendapat jodoh.

Wanita tersebut pun melakukannya karena merasa khawatir karena belum menikah di usianya yang sudah matang.

Dilansir dari Sanook.com, Senin (27/11/2023), wanita itu menyempatkan diri untuk duduk di tangga depan Biro Urusan Sipil, Tiongkok.

Wanita itu melakukan hal tersebut selama 3 hari berturut-turut tetapi belum menemukan pria yang tepat.

Lalu pada hari keempat, dia menemukan banyak pasangan yang bercerai.

Wanita itu melihat dan mendengarkan percakapan beberapa pasangan suami istri yang belum dan sudah bercerai.

Salah satunya adalah seorang istri yang mengeluh kepada mantan suaminya karena memiliki penghasilan yang sedikit.

Baca juga: Viral Emak-emak Kembalikan HP Curian, Dikira HP Cupu Ternyata Ponsel Sultan, Harganya Rp 650 Juta

Baca juga: Biodata Dedi Mulyadi, Dicerai Bupati Purwakarta Kini Sudah Nikah Lagi, Istri Baru Cantik dan Keibuan

Baca juga: Ngeri! Siswa di Medan Di-bully Kakak Kelas, Diculik lalu Dianiaya Tak Manusiawi, Dicap Besi Panas PA

“Kamu hanyalah seorang pria yang tidak memiliki kemampuan. Bahkan tidak bisa mendapatkan Rp 21,8 juta sebulan. Aku tidak ingin pria seperti ini. Kamu tidak pantas untukku," keluhnya.

“Permintaanmu terlalu tinggi dan suasana hatimu sedang buruk. Gaji anda hanya Rp 6,5 juta. Mengapa kamu meminta saya mendapat gaji lebih dari Rp 21,8 juta?" jawab pria tersebut.

"Mengapa saya harus melakukan apa yang tidak bisa kamu lakukan? Kesalahpahaman macam apa ini?” lanjutnya.

Mantan istri pria itu menyebut seorang suami memiliki tanggung jawab yang besar sehingga membutuhkan penghasilan yang besar.

"Karena kamu laki-laki dan suami. Kamu harus memiliki penghasilan bulanan yang besar. Jika kamu tidak bisa mendapatkannya, itu menunjukkan kamu tidak kompeten sebagai suami. Apalagi yang bisa saya katakan? Perceraian adalah keputusan paling tepat," tegas sang mantan istri.

Usai mendengar percakapan mantan suami istri tersebut, wanita lajang itu menyadari bahwa kesempatannya telah tiba.

Wanita itu menilai pria tersebut cukup tampan dan memiliki tinggi yang sesuai dengan tipe idamannya.

Dia tak keberatan dengan penghasilan pria tersebut yang lebih kecil dari Rp 21,8 juta.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved