Unjuk Rasa Masyarakat Belitung

Aksi Solidaritas Masyarakat Belantu Tuntut Vonis Bebas 11 Pejuang Keadilan Membalong

Berdasarkan rilis dari FPMB, menyebutkan beberapa alasan yang menjelaskan pentingnya untuk mendukung pembebasan 11 pejuang keadilan Membalong.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Jajaran DPRD Belitung dan Pj Bupati Belitung, Yuspian, bertemu massa perwakilan masyarakat dari tujuh desa di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, pada Selasa (9/1/2024). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sekitar 800 massa dari Forum Perjuangan Masyarakat Belantu (FPMB) menggelar aksi massa di depan Gedung DPRD Kabupaten Belitung pada Selasa (9/1/2024).

Berdasarkan rilis dari FPMB, menyebutkan beberapa alasan yang menjelaskan pentingnya untuk mendukung pembebasan 11 pejuang keadilan Membalong.

Pertama, 11 pejuang keadilan masyarakat Membalong yang berlatar belakang sebagai buruh harian lepas, petani-pekebun, pekerja serabutan, dan pedagang kecil adalah kepala keluarga dan orang tua yang menjadi tulang punggung kehidupan keluarga dan anak-anaknya.

Kedua, 11 pejuang keadilan masyarakat Membalong bukan hanya berjuang demi hak masyarakat yang telah direnggut oleh PT Foresta Lestari Dwikarya.

Akan tetapi, mereka juga berjuang demi menyelamatkan potensi kerugian yang dialami oleh negara yang diakibatkan oleh pelanggaran PT Foresta Lestari Dwikarya.

Ketiga, 11 pejuang keadilan masyarakat Membalong berjuang untuk masa depan anak-anak kita, generasi muda, para ibu-ibu demi mewujudkan keberlangsungan hidup yang lebih adil dan sejahtera di masa mendatang.

Sebelumnya, rombongan perwakilan masyarakat perwakilan tujuh desa Kecamatan Membalong menggelar aksi massa di Gedung DPRD Belitung pada Selasa (9/1/2024).

Mereka menyampaikan aspirasi kepada perwakilan rakyat terkait polemik dengan PT Foresta Lestari Dwikarya.

Usai berorasi, perwakilan massa diajak audensi bersama DPRD dan Pj Bupati Belitung.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved