Unjuk Rasa Masyarakat Belitung

DPRD Belitung Ajak Tiga Perwakilan Masyarakat Membalong Ke Kementerian Pertanian

DPRD Kabupaten Belitung akhirnya sepakat mengajak tiga perwakilan masyarakat tiga desa Kecamatan Membalong berangkat ke Kementerian Pertanian. 

|
Penulis: Dede Suhendar |
Pos Belitung / Dede S
Pj Bupati Belitung Yuspian didampingi Ketua DPRD Ansori beserta jajaran doa bersama pendemo pada Selasa (9/1/2024). 

POSBELITUNG.CO -- DPRD Kabupaten Belitung akhirnya sepakat mengajak tiga perwakilan masyarakat tiga desa Kecamatan Membalong berangkat ke Kementerian Pertanian. 

Kesepakatan itu muncul saat audensi di ruang rapat DPRD bersama Pj Bupati Belitung Yuspian pada Selasa (9/1/2024). 

Baca juga: Temui Massa Pendemo, Lima Anggota DPRD Belitung Duduk Bersila di Aspal

Baca juga: BREAKING NEWS : Masyarakat Tujuh Desa Geruduk DPRD Belitung, Tuntut Cabut Izin PT Foresta


Keberangkatan dijadwalkan pada Rabu (10/1/2024) untuk membahas masalah polemik PT Foresta Lestari Dwikarya yang tak kunjung usai. 

"Jadi mereka tahu seperti apa mekanismenya pencabutan izin, HGU, plamas dan lainnya. Biar semuanya jelas," ujar Ketua DPRD Belitung Ansori kepada Posbelitung.co.

Ia menjelaskan sebenarnya DPRD terus berupaya menyelesaikan polemik antara masyarakat dan perusahaan perkebunan di Kecamatan Membalong. 

Termasuk mengagendakan pertemuan di Kementerian Pertanian untuk mengetahui juknis terhadap persoalan yang terjadi. 

"Memang kebetulan ada aksi massa hari ini jadi diajak. Jadi memang sebenarnya kami sudah menindaklanjuti masalah ini," ungkapnya. 

Kemudian, masalah biaya keberangkatan akan ditanggung oleh para anggota DPRD dari dapil Membalong. 

Sedangkan penginapan dan transport dibiayai oleh Pemkab Belitung. 

Sementara itu, terkait vonis hukuman 11 terdakwa yang akan dibacakan pada pekan depan, DPRD bersama Pj Bupati Belitung berupaya menggelar pertemuan forkopimda. 

Menurut Ansori, Pj Bupati Belitung selaku pimpinan forkopimda akan mencoba membahas perkara tersebut. 

"Intinya mencoba meminta keringanan tapi yang salah tetap salah. Pertemuan ini dijadwalkan sesegera mungkin," katanya. 

Sebelumnya, ratusan masyarakat perwakilan tujuh desa Kecamatan Membalong menggelar aksi massa di Gedung DPRD Belitung

Mereka menuntut agar izin PT Foresta Lestari Dwikarya dicabut serta membebaskan 11 tersangka yang terlibat kasus pengrusakan dan pembakaran aset perusahaan perkebunan kelapa sawit.

(posbelitung.co/dede s) 

 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved