Berita Belitung

Ceng Beng Potensi Cuan Miliaran Rupiah, BCIF Bakal Bikin Peziarah Betah

Ritual ziarah makam leluhur yang menjadi tradisi Tionghoa atau disebut pula Ceng Beng menjadi momentum rutin yang berlangsung setiap tahunnya.

Penulis: Rusaidah |
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pj Bupati Belitung Yuspian. 

"Kami menghitung potensi ekonomi selama event. Kalau diasumsikan satu orang perlu dana sekitar Rp6 juta, maka potensi ekonomi 84 miliar rupiah pada saat itu," katanya.

Potensi ekonomi tersebut berasal dari biaya yang akan dikeluarkan para peziarah untuk membersihkan makam, barang-barang keperluan persembahan, rangkaian bunga, maupun akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama melakukan ziarah di Belitung.

Meski berlangsung selama momen Ceng Beng, BCIF yang akan berlangsung pada 1 Maret-4 April 2024 ini juga akan dibarengi dengan lomba dan penampilan kesenian dan budaya Belitung. Apalagi event tersebut sekaligus bertepatan dengan momen bulan puasa atau Ramadan.

"Dalam kepanitiaannya pun kami melibatkan banyak pihak, mulai dari komunitas Tionghoa Belitung, lembaga adat Melayu, forum kerukunan umat beragama, termasuk forkopimda," lanjut dia.

Yuspian menargetkan agar festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang menarik banyak kunjungan. Dengan demikian, para peziarah yang datang pun akan semakin betah berlama-lama di Belitung.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak perhotelan dan sewa kendaraan agar memberikan harga khusus saat momen itu, jadi semakin banyak yang datang," tambah dia. (del/posbelitung.co)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved