Orang Hilang di Bangka Barat

3 Orang Hilang saat Cari Siput di Hutan Bakau, Polairud Babar Imbau Nelayan Waspada Cuaca Ektstrem

Pihak Satpolairud Polres Bangka Barat mengimbau kepada nelayan agar berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
Bangkapos.com/Riki Pratama
Anggota Sat Polairud Polres Bangka Barat mendatangi rumah keluarga tiga warga yang hilang di hutan bakau karena mencari lokan atau siput di Kampung Ahoi Dusun Dua, Desa Belo Laut, Rabu (21/2/2024). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pihak Satpolairud Polres Bangka Barat mengimbau kepada nelayan agar berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem.

Hal ini berkaca pada tiga orang warga Dusun Dua, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, yang hilang di hutan bakau saat mencari lokan atau siput.

Belakangan diketahui ketiganya terpaksa menunggu di hutan bakau akibat cuaca buruk, dan baru kembali keesokan harinya.

"Kami juga mengimbau kepada para nelayan yang akan melaut dapat memperhatikan kondisi cuaca pada saat ingin ke laut," kata Kasat Kasat Polairud Iptu Yudi Lasmono, Rabu (21/2/2024).

Diketahui, pihak Polres Bangka Barat dan tim gabungan mendapatkan informasi orang hilang dari warga pada Rabu (21/2/2024).

Kemudian langsung melakukan upaya pencarian di hutan Bakau, Dusun Dua, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Selanjutnya, Anggota Sat Polairud Polres Bangka Barat mendatangi rumah keluarga dan bertemu tiga warga yang hilang di hutan bakau, karena mencari lokan atau siput di Kampung Ahoi Dusun Dua.

Ketiganya yakni Saimah (57) serta dua rekannya Omah (51) dan Sarni (50), warga Dusun Satu, Desa Air Belo Laut, tersesat.

Saat diminta keterangan, korban menjelaskan kepada anggota polisi bahwa mereka tidak bisa kembali ke tempat awal karena cuaca kurang baik.

Mereka menunggu di tengah bakau dan keesokan harinya baru kembali.

"Dari penjelasan korban-korban, pada saat itu mereka melaut sedangkan cuaca buruk, hujan lebat sehingga tidak bisa pulang ke tempat awal mereka. Mereka berhenti dulu berteduh untuk menghindari cuaca buruk di laut," kata Yudi kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (20/2/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, tiga orang perempuan warga Kampung Ahoi, Dusun Dua, Desa Belo Laut, pergi mencari lokan di hutan Bakau.

Saat itu, turun hujan dan cuaca mulai gelap sehingga ketiganya kesasar di hutan bakau dan tidak bisa pulang.

Mereka beristirahat di dalam hutan bakau. Pagi harinya, mereka mencoba keluar dari hutan dan bertemu dengan warga yang mencarinya.

Minum Air Laut

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved