Biodata
Inilah Eman Hakim Sidang Praperadilan Pegi Setiawan di PN Bandung, Biodata dan Harta Kekayaan
Di antaranya, di dalam dakwaan narapidana sebelumnya, Pegi disebut menggunakan motor Honda Vario.
POSBELITUNG.CO - Pegi Setiawan (27), tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki melawan.
Melalui kuasa hukumnya, dia mengajukan praperadilan yang akan disiang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
Sidang untuk membantah penetapan tersangka oleh polisi itu digelar, Senin (24/6/2024).
Eman Sulaeman yang ditunjuk sebagai hakim tunggal sidang praperadilan tersebut.
Seperti diketahui, Pegi melalui pengacaranya mengajukan gugatan praperadilan dan menggugat Polri cq Kapolda Jabar cq Direskrimum Polda Jabar.
Penetapan tersangka Pegi dinilai banyak kejanggalan.
Di antaranya, di dalam dakwaan narapidana sebelumnya, Pegi disebut menggunakan motor Honda Vario.
Padahal, motor yang disita polisi adalah Suzuki Smash warna pink.
Biodata Hakim Eman
Eman Sulaeman adalah seorang hakim yang bertugas di PN Bandung sejak 5 Juli 2021.
Ia lahir di Karawang pada 10 April 1975. Sehingga saat ini, umurnya sudah 49 tahun.
Menilik dari NIP-nya, Eman Sulaeman diangkat menjadi PNS pada Desember 2000.
Artinya, ia sudah 24 tahun menjadi PNS di bawah Mahkamah Agung (MA).
Adapun pangkat atau golongan Eman Sulaeman saat ini adalah Pembina Tingkat I IV/b.
Ia menamatkan pendidikan terakhir S1 di jurusan Ilmu Hukum, Universitas Pasundan pada tahun 1999.
| Biodata Rudy Masud Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Rp 8,5 M Semata Tak Mau Dipandang Miskin |
|
|---|
| Biodata Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti yang Tantang Anggota DPR, Dulu Wamenkes RI |
|
|---|
| Biodata Letjen TNI Agus Widjojo, Dubes RI untuk Filipina Meninggal Dunia, Anak Pahlawan Revolusi |
|
|---|
| Biodata AKBP I Gede Ngurah Joni Kapolres Ende, Anak Buahnya Pukul Penderita Disabilitas Hingga Tewas |
|
|---|
| Biodata Handy Gerniady Mantan Kopassus Jabat Direktur Operasi PT Timah Tbk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240526_pegi-vina-pembunuhan.jpg)