Berita Belitung Timur

Desa Mentawak dan Limbongan Deklarasi STBM, Pertama di Bangka Belitung

Bupati Belitung Timur, Burhanudin bilang STBM sangat penting karena menetukan suatu daerah masuk dalam kabupaten sehat atau tidak.

Tayang:
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Kamri
Dok. Prokopim Beltim
Bupati Belitung Timur Burhanudin saat deklarasi STBM di Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (10/8/2024). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGDesa Limbongan, Gantung menjadi desa ke dua yang mendeklarasikan lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Sabtu, (10/8/2024).

Sebelumnya, Desa Mentawak di Kelapa Kampit juga mendeklarasikan hal serupa pada 3 Agustus 2024.

Bupati Belitung Timur, Burhanudin bilang STBM sangat penting karena menetukan suatu daerah masuk dalam kabupaten sehat atau tidak.

Tolak ukur dari STBM sendiri adalah berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Saat ini, di Kabupaten Beltim baru terdapat dua desa yang sudah mendeklarasikan STBM yaitu Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit dan Desa Limbongan, Kecamatan Gantung.

Oleh karena itu Burhanudin menghimbau kepada 37 desa lainnya yang belum agar segera menyelesaikan dan memaksimalkan 5 pilar tersebut.

“Saat ini baru dua desa yang mendeklarasikan STBM. Akan menyusul Desa Lalang Jaya.

Kita berharap dengan dua desa yang sudah mendeklarasikan STBM, 36 desa lainnya melakukan percepatan tetapi masih belum maksimal. Nah kita minta untuk dipercepat,” kata Burhanudin.

Dia meminta agar setengah dari jumlah desa di Belitung Timur pada akhir tahun bisa melakukan progres dan mendeklarasikan STBM di desa masing-masing.

Untuk Desa Limbongan sendiri, butuh waktu dua tahun untuk bisa memaksimalkan lima pilar STBM, Burhanudin bilang sosialisasi akan pola hidup sehat kepada masyarakat harus terus dilaksanakan bersama-sama dengan berbagai stakeholder di desa masing-masing.

“Pendekatan untuk menjelaskan kepada masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, oleh karena itu perlu kerjasama dan dukungan oleh semua pihak agar STBM ini bisa berlangsung dengan baik,” katanya.

Baca juga: 382 Balita Stunting dan 1 Gizi Buruk di Belitung Timur, Burhanudin Tekan Pentingnya Deklarasi STBM

Lebih lanjut, masalah kesehatan di tengah-tengah masyarakat saat ini khususnya di Beltim, salah satunya dikarenakan pola hidup yang buruk.

Yakni sanitasi yang buruk, sehingga mengundang berbagai penyakit menular seperti diare, ispa dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Burhanudin berharap dengan dilaksanakannya secara optimal 5 pilar STBM di seluruh desa di Beltim, dapat menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan.

“Oleh karena itu, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan STBM ini, menjadi ujung tombak dalam mengatasi masalah kesehatan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved